Perusahaan Merekrut Freelancer? Pastikan Kamu Menanyakan Ini

Beberapa perusahaan memilih merekrut freelancer untuk menyelesaikan pekerjaan tertentu. Seperti juga merekrut karyawan lain, perusahaan harus memastikan freelancer yang direkrut bisa memberikan kontribusi terbaiknya.

Merekrut freelancer memberikan tantangan tersendiri. Karena, status freelancer yang tidak terikat pada satu perusahaan. Selain itu, tidak jarang seorang freelancer bisa bekerja untuk lebih dari satu perusahaan.

Di sisi lain, kamu harus bisa memastikan kandidat yang direkrut memiliki skill yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan. Selain itu, kamu juga harus mengetahui apakah kandidat merupakan freelancer yang produktif, kreatif dan bersedia mengambil inisiatif.

Agar bisa mendapatkan freelancer yang potensial, ada beberapa jenis pertanyaan bisa ditanyakan pada saat melakukan wawancara. Simak tipsnya di bawah ini.

Produktivitas Freelancer

Mengawasi pekerjaan freelancer tentu berbeda dengan mengawasi pekerjaan karyawan perusahan. Karena, seringkali freelancer bekerja di luar kantor atau perusahaan. Selain itu, statusnya yang bukan merupakan karyawan tetap memberikan kerumitan tersendiri bagi perusahaan untuk melakukan pengawasan.

Untuk mengetahui bagaimana tingkat produktivitas kandidat, kamu bisa menanyakan beberapa pertanyaan berikut ini.

“Dimanakah biasanya Anda bekerja?”

“Apa yang biasanya membuat Anda kehilangan fokus pada pekerjaan dan bagaimana Anda menghadapinya?”

“Sebagai seorang freelancer, tantangan terbesar apa yang Anda hadapi dan bagaimana Anda mengatasinya?”

“Apa yang biasanya Anda lakukan jika sedang tidak bekerja?”

Beban Pekerjaan

Perusahaan tentu ingin memastikan freelancer bisa menyelesaikan tugasnya dengan baik. Untuk itu, perusahaan harus mengetahui beban kerja freelancer. Jika ingin mengetahui beban kerja freelancer, kamu bisa menanyakan pertanyaan berikut ini.

“Apakah Anda saat ini sedang bekerja?”

“Bagaimana cara Anda bekerja untuk perusahaan yang sekarang?”

“Bagaimana cara Anda memprioritaskan tugas-tugas atau pekerjaan Anda?”

Kreativitas Kandidat

Untuk beberapa jenis pekerjaan dibutuhkan freelancer yang kreatif dalam menyelesaikan pekerjaannya. Untuk itu, kamu bisa meminta portofolio atau contoh hasil pekerjaan. Selain itu, beberapa pertanyaan ini juga bisa ditanyakan.

“Bagaimana cara Anda mencari ide untuk menyelesaikan pekerjaan?”

“Bagaimana cara Anda menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kegiatan sehari-hari?”

Baca Juga: Trik Mengurangi Turnover dengan Meretensi Freelancer

Merekrut Freelancer yang Bisa Menyelesaikan Masalah

Baik karyawan maupun freelancer seringkali menghadapi masalah mengenai pekerjaan. Namun bagi freelancer, masalah yang ada bisa bertambah jika ia tidak bisa menghubungi perusahaan karena sebab tertentu. Semisal, rekan kerja atau supervisor perusahaan sedang berhalangan karena kesibukannya, atau karena koneksi internet yang sedang buruk.

Untuk itu, kamu bisa menanyakan pertanyaan:

“Jika menghadapi masalah tapi perusahaan tidak bisa dihubungi untuk sementara waktu, apa yang Anda akan lakukan?”.

Dari jawaban yang diberikan kamu bisa menilai bagaimana kandidat menghadapi atau mengatasi masalahnya.

Memastikan kandidat bisa menyelesaikan pekerjaan dengan baik merupakan faktor penting yang harus diperhatikan saat merekrut freelancer. Dengan menanyakan beberapa pertanyaan di atas diharapkan kamu bisa mencapai tujuan tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here