Pertanyaan Interview tentang Jurusan yang Sering Diajukan Saat Wawancara

Wawancara kerja selalu menjadi tahapan yang mendebarkan bagi semua orang. Banyak pertanyaan di luar ekspektasi yang terlontar dari tim pewawancara. Salah satu yang paling sering kali terasa sulit bagi kandidat karyawan adalah pertanyaan interview tentang jurusan.

Para fresh graduate memang harus lebih banyak berlatih menghadapi pertanyaan interview tentang jurusan yang sering membuat gelagapan. Beberapa pertanyaan yang sering disampaikan pewawancara antara lain:

Kenapa Memilih Jurusan Kuliah X?

Pertanyaan interview tentang jurusan yang satu ini memang kerap menyulitkan para fresh graduate, terutama bila kamu merasa salah jurusan ketika kuliah. Namun, kamu harus tetap tenang ketika mendengar pertanyaan tentang alasan memilih jurusan kuliah tersebut.

Sampaikan bahwa kamu merasa bisa mendapatkan banyak ilmu dan keterampilan baru dari jurusan tersebut untuk persiapan memasuki dunia kerja. Selain itu, kamu juga dapat menjelaskan tentang cita-cita dibalik alasan memilih jurusan kuliah tersebut.

Baca Juga: Mungkinkah Sukses Bekerja Bila Tidak Sesuai Jurusan Kuliah?

Kenapa Melamar Pekerjaan yang Tidak Sesuai Jurusan?

Tak dapat dipungkiri bahwa pertanyaan interview tentang jurusan ini juga sulit dijawab oleh para fresh graduate. Jawaban terbaik yang bisa kamu berikan adalah keinginan untuk menjalani bidang pekerjaan yang sesuai dengan passion.

Terutama jika selama ini kamu mendapatkan pendidikan informal yang berkaitan dengan bidang pekerjaan tersebut. Jangan menyebut bahwa kamu melamar pekerjaan hanya demi lekas bekerja tanpa mempertimbangkan keahlian atau passion, ya.

Kenapa Nilai Kamu di Bawah Rata-Rata?

Para fresh graduate yang punya nilai pas-pasan di ijazah jelas akan merasa mati kutu dengan pertanyaan ini. Kendati demikian, kamu masih bisa menyampaikan dalih lain supaya tidak dipandang negatif oleh pewawancara kerja.

Jujurlah tentang penyebab nilai pas-pasan tersebut. Misalnya, kamu bekerja sampingan sembari kuliah atau sibuk menjalani organisasi. Sampaikan bahwa pengalaman buruk dengan nilai pas-pasan membuat kamu tergugah melakukan manajemen waktu secara lebih baik lagi.

Kenapa Kamu Lulus Cepat atau Lama Sekali?

Jangan merasa tersudut dengan pertanyaan interview tentang jurusan yang menanyakan lama kamu kuliah. Kalau kamu lulus secara cepat, sampaikan saja kalau kamu tidak ingin menjadi beban orang tua dan sudah siap memasuki dunia kerja.

Sedangkan jika kamu lulus dalam waktu lama, ungkapkan saja alasan positif yang melatarbelakangi hal tersebut. Misalnya, kamu bekerja sambil kuliah atau merintis bisnis secara mandiri.

Apakah Punya Rencana Melanjutkan Jenjang Pendidikan?

Tidak semua perusahaan setuju bila karyawannya menempuh jenjang pendidikan lagi, terutama perusahaan kelas kecil dan menengah. Pertanyaan interview tentang jurusan yang ini memang agak tricky untuk dijawab. Kalaupun kamu berencana melanjutkan pendidikan lagi, yakinkan pewawancara bahwa kamu bisa membagi waktu dengan baik antara pekerjaan dan pendidikan.

Jadi, jangan kewalahan lagi menghadapi pertanyaan interview tentang jurusan yang terasa sulit dijawab, ya. Tetaplah tenang sambil berusaha memberikan jawaban terbaik untuk menambah nilai dirimu di mata pewawancara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here