Kecerdasan Emosional Kandidat Bisa Diungkap Lewat Pertanyaan Ini

Selain kemampuannya, sebagai rekruter kamu tentunya perlu mengetahui tingkat kecerdasan emosional yang dimiliki oleh kandidat karyawan. Sehingga, kamu bisa mendapatkan kandidat terbaik dari proses rekrutmen yang dilakukan.

Mengapa tingkat kecerdasan emosional perlu untuk diketahui? Karena dengan mengetahuinya kamu bisa mengukur seberapa baik kandidat bisa berinteraksi dengan pekerjaan, rekan kerja serta kondisi perusahaan. Semakin baik tingkat kecerdasan emosional kandidat, maka semakin baik pula ia memahami dan memecahkan masalah yang ada.

Untuk bisa mengungkap kecerdasan emosional kandidat karyawan, ada beberapa pertanyaan yang bisa kamu tanyakan saat proses wawancara kerja.

“Prestasi Kerja atau Pencapaian Apa yang Paling Anda Banggakan?”

Dalam menjawab pertanyaan ini kandidat bisa menyebutkan beberapa jenis prestasi. Misalnya, prestasi pribadi atau prestasi yang didapatkan lewat kerjasama tim. Kedua jawaban tersebut tidak ada yang salah. Namun, kandidat yang sering menyebutkan prestasi secara tim kemungkinan besar lebih mudah untuk bekerjasama dengan rekan kerjanya.

Hal itu menunjukkan bahwa ia lebih mementingkan kepentingan orang banyak dibandingkan kepentingan pribadinya. Ia juga lebih mudah untuk dipimpin dan lebih mudah untuk mengembangkan kariernya sebagai pemimpin.

“Kapan Terakhir Kali Anda Mempermalukan Diri Anda?”

Tidak semua kandidat mampu mengumpulkan motivasi untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan. Apalagi pekerjaan itu berat atau menantang. Dengan mengajukan pertanyaan ini, kamu bisa mengetahui seberapa jauh kandidat bersedia menyelesaikan pekerjaan yang dibebankan padanya. Kamu juga bisa mengetahui seberapa besar pengorbanan yang bersedia diberikan oleh kandidat pada perusahaan.

Dalam menjawab pertanyaan yang menguji kecerdasan emosional ini, kandidat bisa memberikan jawaban di luar dugaan. Semisal, “Saat saya menjatuhkan kue ulang tahun di hari ulang tahun saya”. Namun, tidak jarang pula kandidat memberikan jawaban yang membuat kamu bisa mengetahui lebih banyak tentang pribadi atau karakternya.

Baca Juga: Tips Menjawab Pertanyaan Interview: “Ceritakan Tentang Diri Anda”

“Pernahkah Anda Membuat Orang Lain Kecewa atau Marah?”

Setiap karyawan pasti pernah mengecewakan rekan kerjanya. Baik disengaja ataupun tidak. Namun, yang terpenting adalah bagaimana karyawan menghadapi keadaan tersebut dan bisa keluar dari keadaan tersebut.

Dengan mengajukan pertanyaan ini, kamu bisa mengetahui apakah karyawan mampu menghadapi situasi sulit atau berat yang bisa terjadi di perusahaan. Semisal, demosi karyawan, merasa tidak dihargai, gagal menyelesaikan pekerjaan hingga pemecatan.

“Apakah Kelebihan yang Anda Miliki?”

Kecerdasan emosional kandidat bisa diketahui lewat sejauh mana ia bisa menilai dirinya sendiri. Dengan mengajukan pertanyaan ini kamu bisa mengetahui apa saja kelebihan yang dimiliki kandidat.

Namun, agar bisa mendapatkan kesimpulan terbaik, kamu juga bisa menanyakan apa alasan kandidat memberikan jawaban yang diberikannya. Semisal, setelah kandidat menjawab, “Kelebihan saya adalah mampu bekerja di bawah tekanan”. Selanjutnya kamu bisa bertanya, “Apa alasan yang membuat Anda memberikan jawaban tersebut?”.

Untuk bisa mendapatkan kesimpulan yang sama, kamu juga bisa menanyakan, “Menurut Anda, hal apa dari diri Anda yang masih perlu diperbaiki?”.

“Bagaimana Anda Mengatasi Konflik Kerja?”

Untuk bisa mengetahui kemampuan karyawan dalam menyelesaikan konflik, kamu bisa menanyakan pertanyaan: “Apakah Anda pernah terlibat dalam sebuah konflik? Ceritakan bagaimana cara Anda menyelesaikannya”.

Menjadi karyawan bukan hanya harus mampu menyelesaikan masalah pekerjaan saja. Karyawan juga harus mampu menyelesaikan konflik yang terjadi antara dirinya dengan rekan kerja, atau konflik antar rekan kerja lainnya.

Nah, dengan mengajukan beberapa pertanyaan tersebut, kamu menjadi lebih tahu tingkat kecerdasan emosional yang dimiliki kandidat karyawan. Sehingga kamu dapat memastikan apakah kandidat bisa memenuhi kebutuhan perusahaan dan bisa bekerja dalam jangka waktu yang panjang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here