Cara Aman dan Efektif untuk Menjawab Pertanyaan, “Mengapa Anda Ingin Pindah Kerja?”

ingin pindah kerja
Sumber: propertyjobss

Selalu penting untuk jujur pada saat wawancara kerja, namun, pertanyaan seperti ini mungkin adalah yang paling memusingkan. Anda mungkin tergoda untuk curhat tentang segala hal menyebalkan yang dilakukan atasan Anda atau jam-jam lembur sampai larut malam yang harus sering Anda jalani. Namun, jika Anda melakukan ini, maka Anda bisa-bisa tidak dilirik untuk jadi kandidat potensial. Karena itu, saat menjawab pertanyaan mengapa Anda ingin pindah kerja, Anda harus berhati-hati. Karena jika pewawancara Anda ternyata kenal dengan bos Anda, atau jika Anda tampak negatif, maka bisa-bisa Anda dianggap sebagai sumber masalah dan harus dijauhi. Sebelum Anda salah menjawab, simak berbagai tips berikut untuk menjawab mengapa Anda ingin pindah kerja.

Seperti Ini Caranya Menjawab Pertanyaan Mengapa Anda Ingin Pindah Kerja

Jadilah (Agak) Jujur

terlihat lebih dewasa
Sumber : glamour

Pewawancara menanyai mengapa Anda ingin pindah kerja biasanya untuk menentukan apakah Anda telah memikirkan masak-masak sebelum membuat keputusan pindah kerja. Karena itu, sangat penting untuk menunjukkan kepada pihak HRD yang mewawancarai Anda bahwa Anda benar-benar telah mempertimbangkan baik-baik bahwa Anda memang ingin pindah kerja. Milikilah sebuah respons terencana yang autentik untuk bisa sukses dalam menjawab pertanyaan ini. Jelaskan bahwa Anda tengah mencari tantangan baru dalam karir Anda, atau bahwa Anda sedang membutuhkan pekerjaan baru karena Anda ingin pindah kota, atau karena Anda sedang belajar sebah industri atau area yang fokus. Ini adalah jawaban-jawaban yang jujur dan bisa dipahami.

Misalnya, Anda bisa bilang:

“Saya merasa bahwa saya sudah siap untuk menjalani tahapan baru dari karir saya. Sebuah tantangan baru. Saya juga ingin lanjut tumbuh dan belajar di bidang ini, serta melakukan tugas-tugas baru yang selama ini saya belum berkesempatan untuk menjalani di peran saya saat ini.”

Anda tak perlu menjelaskan bahwa apa yang mendorong Anda untuk menjejakkan langkah ke tahapan baru adalah karena tingkah laku atasan Anda yang menyuruh-nyuruh Anda mengerjakan tugas-tugas yang tidak ada dalam deskripsi kerja Anda, atau karena Anda sering kerja lembur tidak dibayar. Kejujuran Anda cukup pada hal-hal yang positif saja.

Baca Juga : Begini Cara Melampaui Kepintaran Pewawancara dan Menjadi Kandidat yang Mengesankan

Fokus pada Masa Depan

Sumber : seattletimes

Untuk menjawab pertanyaan alasan ingin pindah kerja dengan efektif, bicarakan mengenai apa yang ingin Anda ciptakan dan bukannya apa yang sedang ingin Anda jauhi. Bicarakan mengenai kesempatan-kesempatan yang Anda lihat pada perusahaan yang mewawancarai Anda, dan bagaimana Anda ingin bekerja dalam sebuah misi sembari membawa nilai ke pekerjaan baru tersebut. Temukan cara untuk membicarakan apa yang Anda sukai mengenai pekerjaan Anda yang sekarang dan bagaimana Anda tertarik untuk menransfer keahlian dan pengalaman Anda pada konteks karyawan baru. Konfirmasikan apa yang pernah Anda pelajari mengenai perusahaan yang tengah mewawancarai Anda dari riset yang telah Anda lakukan. Lalu, ungkapkanlah bagaimana Anda memprediksi bisa mengoptimalisasikan pengalaman-pengalaman Anda untuk membawa pengaruh yang positif bagi pertumbuhan perusahaan tersebut di jangka panjang.

Jangan lupa untuk menyoroti betapa Anda bersemangat untuk menghadapi tantangan-tantangan baru di hadapan Anda.

Baca Gerak-Gerik sang Pewawancara

wawancara calon karyawan

Jika Anda ingin pindah kerja di industri yang sama atau yang berhubungan dengan pekerjaan Anda sekarang, maka sangat mungkin bahwa sang pewawancara pernah mengalami transisi serupa pada satu titik karirnya. Sebaiknya Anda menganggap pertanyaan ini sebagai sebuah ajang untuk saling bercakap-caka dan mengetahui latar belakang pewawancara Anda. Setelah Anda menjelaskan mengapa Anda ingin pindah pekerjaan, buatlah sang pewawancara mendeskripsikan bagaimana karirnya bisa sampai di sana dan apakah ia menyukai tantangan yang baru.

Ini akan membuat sang pewawancara merasa lebih mudah bersimpati kepada Anda.