Bekerja sesuai Passion: Lebih Banyak Positif atau Negatifnya?

Bekerja sesuai passion menjadi idaman orang-orang belakangan ini. Sederhananya, kamu bekerja pada sesuatu yang kamu sukai dan mendapat penghasilan dari hal itu. Sekilas bekerja seperti ini tampak menyenangkan, padahal saat menjalaninya tentu tak semudah yang dibayangkan.

Berikut beberapa pandangan mengenai bekerja sesuai passion. Tentu saja hal tersebut tak melulu positif, tetap saja ada sisi negatif yang harus disikapi dengan bijak. Simak ya!

Menjalani Apa yang Disukai Identik dengan Bekerja seturut Passion

Bagi orang awam, melakukan hal disukai jelas menyenangkan. Mungkin rasanya akan lebih bahagia karena tidak harus terikat pada aturan-aturan layaknya di kantor. Seseorang yang dapat mengubah hobi menjadi pekerjaan selalu dipandang sangat beruntung.

Inilah yang menyebabkan banyak orang ingin hidup dari passion mereka. Sayangnya, menemukan passion pun bukan perkara mudah. Justru yang kebanyakan terjadi belakangan ini adalah kebingungan seseorang mencari jati diri karena tidak tahu tujuan atau jalan hidup mereka harus menjadi apa.

Di Sisi Lain, Berkarier sesuai Passion Tetap Butuh Ketekunan

Jangan berpikir kalau modal passion hanyalah sekadar mencintai sesuatu. Kamu perlu tahu bahwa mencintai saja tidak cukup, melainkan butuh ketekunan dan banyak pengorbanan. Tidak ada passion yang sekejap bisa membuat seseorang sukses tanpa proses terus-menerus yang begitu panjang.

Proses panjang dan ketekunan inilah yang menjadi harga mahal dari bekerja sesuai passion. Seseorang yang sukses dengan passion-nya pasti butuh waktu tidak pendek untuk mewujudkannya. Nah, tidak semua orang mampu melewati kerikil-kerikil saat berkarier sesuai passion loh.

Baca Juga: Ketika Bekerja Sesuai Passion, Berikut 5 Hal Bahagia yang Kamu Dapatkan!

Terkadang Penghasilan yang Didapat Kurang Memuaskan

Karena proses belajarnya pun cukup panjang, maka jangan langsung berharap bisa mendapatkan penghasilan besar. Hal ini kadang yang justru menjadi sumber stres bagi yang belum siap dengan kondisi finansial serba “seadanya”. Jika dibandingkan bekerja di perusahaan besar, jelas penghasilan dari pilihan karier ini masih kalah.

Oleh sebab itu, butuh mental yang cukup kuat jika benar-benar ingin hidup dari passion. Jika passion benar-benar dipupuk dan ditumbuhkan dengan baik, bukan tidak mungkin kelak bisa menjadi pekerjaan dengan penghasilan besar kok. Sekali lagi, biasanya butuh waktu agak lama untuk mewujudkannya.

Efek Negatifnya Bisa Mengurangi Waktu Bersantai

Selain masalah penghasilan, berkarier dengan passion terkadang merenggut banyak waktu. Bahkan, saat hari libur pun bisa saja dibebani dengan beberapa pekerjaan. Mampu memanajemen waktu dengan baik adalah kunci dari pilihan bekerja dari passion.

Ada juga seseorang yang terlalu asyik bekerja hingga lupa waktu. Mungkin inilah bentuk “candu” dari passion. Dilakukan sepenuh hati, menyenangkan, dan terkadang membuat lupa waktu untuk istirahat.

Jadi, sudah siapkah kamu bekerja sesuai passion? Peganglah prinsip bahwa kamu butuh ketekunan serta mental yang cukup kuat jika ingin memilih karier seturut passion. Selamat mencoba!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here