Apa Sih Data Analytics, Profesi Kerja yang Semakin Dicari Startup

Apa sih data analytics itu?

Maraknya perusahaan rintisan atau startup, profesi data analytics pun semakin kencang terdengar. Meski sebenarnya profesi ini sudah mewarnai dunia bisnis sejak lama. Nah, seberapa paham Anda mengenai data analytics? Ones Marsali, head of analytics Investree, sebuah startup fintech, menjelaskan perihal data analytics kepada Job-Like Magazine.

Ones telah mendalami karier sebagai data analytics sejak 14 tahun silam. Pria lulusan jurusan matematika Universitas Indonesia (UI) ini memiliki passion besar pada hal-hal yang terkait data. Karenanya ia memilih statistika sebagai konsentrasi studi di jurusan matematika.

Kepada Job-Like Magazine, Ones menerangkan peran data analytics sebagai alat mengolah data sebuah produk. Hasilnya akan menjadi aset untuk menganalisa bisnis, termasuk mencari solusi dari permasalahan produk serta pengembangan produk.

Semisal, di Investree. Sebagai market place yang mempertemukan peminjam (borrower) dengan pemberi pinjaman (lender), Ones mengolah data transaksi kedua belah pihak secara agregat, tanpa harus compromise kerahasiaan data individu customer.

“Dari transaksi borrower maupun lender, kami mengolah datanya untuk menganalisa layanan peminjam dan pemberi pinjaman agar lebih baik lagi. Pola apa sih yang bisa dilihat dari data? Misalnya, untuk konversi saat pendaftaran, tahap mana yang konversinya kecil, dan mana yang besar,” Ones menjelaskan.

“Bila konversinya kecil, berarti teman-teman yang mau lending atau borrowing mengalami kesulitan. Jadi, kami menganalisanya agar prosesnya lebih lancar. Pertama, kami membaca pola dari data yang masuk. Hasilnya menjadi solusi untuk mengatasi challenge itu dan kami rekomendasikan kepada teman-teman bisnis,” lanjutnya.

Salah satu segmen bisnis yang dibantu Investree adalah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Melalui Investree, UMKM yang membutuhkan pendanaan bisa mengajukan pinjaman dana melalui platform Investree. Kemudian, para investor bisa memilih UMKM yang akan mereka bantu berikan dana pinjaman.

Profesi Data Analytics Semakin Diminati, Anda Berminat?

Investree menyediakan market place pertemuan antara peminjam modal dan pemberi pinjaman. (Mega.Fransisca/Job-Like Magazine)

Di era revolusi industri 4.0, tren profesi data analytics meningkat seiring banyaknya data yang ditangkap berbasis teknologi. Karenanya, banyak perusahaan yang membutuhkan jasa data analytics untuk mengembangkan bisnis mereka.

Namun, sebagai data analytics senior, Ones mengatakan tak mudah menjadi data analytics berkompetensi tinggi mengingat spektrum tugasnya yang luas. Data analytics terbagi menjadi beberapa bagian. Ada tim yang mengatur data, menganalisa data, dan mempresentasikan hasil analisa kepada tim di luar data analytics untuk menyakinkan ide dan solusi bisnis baru.

“Mencari talentanya tidak gampang. Terkadang keahlian mereka sangat technical, atau terlalu akademis. Saat ini tren di akademis adalah AI ML (artificial intelligent machine learning). Padahal ada tahapan untuk menarik data agar algoritmanya bisa dipakai dengan baik. Prosesnya membutuhkan waktu 50-70%. Nah, hal itu tidak pernah mereka pelajari,” kata Ones.

Baca Juga: 5 Tech Skill yang Seharusnya Disertakan di dalam Curriculum Vitae

Karenanya, Ones turut mendorong fresh graduate untuk lebih mengasah kemampuan mereka karena peluang kerja di ranah data analytics semakin besar.

Fresh graduate harus berani keluar. Jangan ragu-ragu untuk intern (magang) yang men-challenge passion mereka sesuai dengan bidangnya. Cobalah get a time untuk mencari tahu apa yang dikerjakan orang-orang di sana dan relevansinya dengan ilmu yang telah mereka terima. Jangan lupa, networking. Ikuti event-event dan dengarkan challenge teman-teman di dunia kerja,” tuturnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here