Sekilas Mengenal Profesi UX Writer, Beda Loh sama Copywriter!

Pernahkah kamu mendengar tentang profesi UX writer? Meski sama-sama ada kata “writer”-nya, orang-orang sering salah kaprah membedakan copywriter dengan UX writer. Lalu, apa sih perbedaan di antara keduanya? Simak penjelasan singkat ini ya!

Profesi UX Writer Sangat Jarang Disibukkan dengan Menulis Layaknya Copywriter

Seorang copywriter biasanya memiliki tanggung jawab membuat sebuah tulisan atau konten yang berkenaan untuk tujuan penjualan suatu produk. Tugas ini cukup rumit mengingat copywriter harus lihai membuat kalimat pendek yang langsung menarik perhatian para calon konsumen di situs atau pun aplikasi.

Sementara UX writer justru jauh dari kegiatan tulis-menulis. Dia akan banyak berhubungan dengan manajer produk, engineer, UX researcher, desainer, hingga head of business. Pekerjaan UX writer adalah mempermudah pengguna untuk mengakses aplikasi atau situs. Jadi, jelas jauh berbeda dengan copywriter bukan?

Baca Juga: Content Writer vs Copywriter, Apa Beda Kedua Profesi Ini?

Tanpa Basa-Basi, Itulah Ciri dari Profesi UX Writer

Kalau seorang copywriter lihai dalam berbasa-basi pada konsumen dalam membuat konten penjualan, maka hal ini sangat berbanding terbalik dengan UX writer. Seorang UX writer harus handal membuat konten lebih jelas, ringkas, padat, dan bermanfaat bagi konsumen.

Story telling dan soft selling belakangan ini menjadi teknik yang sangat erat berhubungan dengan copywriter. Sementara, seorang UX writer lebih banyak mengeksekusi pekerjaan ajakan calls to action kepada konsumen. Intinya, UX writer seolah bekerja tanpa basa-basi dan to the point.

Profesi UX Writer Harus Gemar Memerhatikan Banyak Hal

Sebagai UX writer, sangat penting untuk peka pada banyak hal, terutama hal-hal kecil. Seorang UX writer harus bisa menyesuaikan konten dengan kebutuhan dan aturan tiap negara. Dia harus terbiasa berpikir kritis mengenai produk yang sekiranya dapat bermanfaat bagi konsumen yang dijadikan target marketing.

Bila diperlukan, UX writer harus mahir mengarahkan konsumen untuk mengubah cara pandangnya agar membeli produk yang dipasarkan. Salah satu caranya tentu dengan membuat konten ringkas dan semenarik mungkin di situs. Biasanya dalam keadaan seperti ini seorang UX writer akan berkolaborasi dengan copywriter.

Nah, sudah ada bayangankah mengenai profesi UX writer? Ternyata pekerjaan seorang UX writer tidak melulu soal menulis ya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here