5 Hal yang Harus Dihindari agar Terlihat Profesional saat Mencari Pekerjaan

saat mencari pekerjaan

Ada banyak hal yang perlu diperhatikan oleh para pencari pekerjaan saat melamar ke perusahaan.  Bukan sekedar soal surat lamaran atau kemampuan saat melakukan wawancara saja, banyak kegagalan yang dialami saat mencari pekerjaan justru karena hal-hal yang dianggap sepele. Tanpa disadari, hal-hal sepele yang diabaikan tersebut malah membuat Anda terlihat kurang atau tidak dianggap profesional oleh tim rekrutmen dari perusahaan. Lantas, inilah hal-hal kecil yang harus dihindari saat mencari pekerjaan agar Anda tetap terlihat porfesional saat melamar di perusahaan tersebut.

Hindari Hal Ini Jika Ingin Terlihat Lebih Profesional saat Mencari Pekerjaan

Foto Profil

foto profil

Dalam curriculum vitae ataupun resume, biasanya para pelamar akan menambahkan foto profil pada bagian awal perkenalan. Terkesan sepele, namun foto profil yang Anda pilih perlu diperhatikan dengan seksama,  mulai dari raut wajah, pakaian, postur tubuh, dan gaya berfoto. Umumnya foto dengan gaya formal layaknya foto pada ijazah adalah foto standar yang bisa Anda gunakan dalam CV. Ketika tim rekrutmen melihat foto Anda tidak tepat, misalnya karena senyum yang terlalu dipaksakan, pakaian yang terlalu kasual, ataupun rambut yang tidak rapi, maka akan membuat Anda dinilai kurang profesional sebagai calon karyawan.

Ejaan yang Salah dalam Berbagai Dokumen

typo

Fenomena typo atau salah ketik ini memang banyak dijumpai termasuk dalam CV atau surat lamaran kerja. Namun Anda perlu hati-hati, sebab jika tim rekrutmen sangat detail, maka Anda akan dinilai kurang profesional karena memberikan surat lamaran dengan berbagai ejaan yang salah. Selain salah ketik atau ejaan, format CV atau surat lamaran Anda sebaiknya dibuat seprofesional mungkin. Artinya tidak perlu menggunakan desain yang berlebihan, jenis font yang tidak sesuai atau kombinasi warna yang mencolok.

Baca Juga : 6 Cara Profesional untuk Membuat CV yang Efektif dalam 1 Halaman

Lambat dalam Merespon

Saat mencari pekerjaan, tentunya Anda akan menunggu waktu-waktu di mana utusan perusahaan meminta Anda untuk melakukan wawancara atau tes lainnya. Biasanya tim rekrutmen akan memberikan kabar melalui telepon, pesan, maupun email. Hal yang membuat Anda tidak terlihat profesional adalah ketika Anda memberikan respon lambat atas semua panggilan yang diberikan perusahaan kepada Anda. Misalnya, Anda mendapatkan panggilan wawancara, dan tim rekrutmen meminta Anda segera melakukan konfirmasi untuk hal tersebut. Namun sayang, ternyata Anda baru memberikan kabar setelah beberapa hari kemudian,  dan itu biasanya menyisakan kekecewaan bagi tim rekrutmen atas keterlambatan Anda memberikan konfirmasi.

Melakukan Wawancara tanpa Persiapan

tidak siap
sumber: cosmopolitanfm

Kesalahan selanjutnya yang harus Anda hindari adalah tidak melakukan persiapan untuk wawancara. Sebab bisa jadi banyak hal tidak terduga terjadi selama wawancara, ditambah Anda tidak mempersiapkan apa pun untuk menghadapi situasi tersebut. Sangat penting untuk melakukan penelitian dan latihan sebelum mengikuti sesi wawancara saat melamar pekerjaan. Di mana itu akan membantu Anda meminimalisir kesalahan juga menambah rasa percaya diri Anda ketika berhadapan dengan perusahaan.

Menyebutkan Nominal Gaji tanpa Pertimbangan

minta naik gaji
Sumber: nexgoal

Saat mencari pekerjaan, Anda pasti mempertimbangkan masalah gaji yang akan ditawarkan pada Anda. Namun, saat perusahaan menanyakan soal ekspektasi gaji yang Anda inginkan dan Anda tidak yakin untuk menjawabnya, sebaiknya Anda tidak langsung menyebutkan nominalnya. Sebab jika Anda terlalu tinggi atau terlalu rendah menyebutkan nominal gaji impian Anda tanpa alasan yang kuat, maka perusahaan akan menilai Anda sebagai calon karyawan yang kurang profesional bahkan saat melakukan negosiasi masalah gaji.