Psikologi Marketing: Mendongkrak Penjualan Lewat Perilaku Konsumen

Salah satu cara memperkenalkan brand dan meningkatkan penjualan adalah dengan menggunakan psikologi marketing. Psikologi marketing bisa mempengaruhi perilaku konsumen lho. Ingat, konsumen juga manusia. Karenanya, selain pertimbangan logis, konsumen memiliki pertimbangan emosional dalam memutuskan apakah mereka akan membeli sebuah produk.

Demikian pula jika konsumen membandingkan satu produk dengan yang lainnya. Umumnya, pertimbangan emosional lebih sering digunakan daripada pertimbangan logis saat konsumen mengambil keputusan.

Oleh karenanya, pemilik bisnis dituntut untuk memahami perilaku konsumen. Lebih dari itu, pemilik bisnis juga bisa merubah perilaku konsumen. Salah satu caranya yaitu dengan menggunakan strategi marketing psychology atau psikologi marketing.

Apa sih psikologi marketing?

Psikologi marketing merupakan strategi memperkenalkan atau memasarkan produk dengan cara memengaruhi emosi konsumen dalam pengambilan keputusannya.

Jika pemilik bisnis bisa mengarahkan emosi konsumennya, maka konsumen akan mudah mengenal produknya. Pemilik bisnis juga bisa memanfaatkan perilaku konsumen ini untuk membeli produk. Berikut ini beberapa metode psikologi marketing yang bisa digunakan.

Metode Framing

Metode framing merupakan cara menggunakan context yang tepat untuk mempengaruhi perilaku konsumen dalam melakukan pembelian.

Semisal, kalau kamu menawarkan produk makanan yang tinggi kolesterolnya, rendah nutrisinya sehingga berefek negatif bagi kesehatan, tentu konsumen tidak akan membelinya.

Tapi, bagaimana jika kamu menawarkan produk makanan kulit ayam yang crispy, tapi bumbunya yang sedap meresap hingga ke dalam. Kemungkinan besar konsumen mau membelinya.

Padahal, kedua produk di atas adalah produk yang sama. Namun dengan cara memperkenalkan context secara berbeda, konsumen bisa mengambil keputusan yang juga berbeda.

Mengekspos Produk

Pernahkah kamu membeli produk yang sebenarnya kamu tidak menyukainya? Hal itu bisa terjadi karena pemilik produk sudah mengekspos produknya secara masif. Akibatnya, pikiran dan emosimu seringkali melihat dan mendengar akan produk tersebut. Karenanya, kamu perlahan menjadi terbiasa dan akhirnya menyukai produk tersebut.

Jika kamu pemilik bisnis, cara ini bisa kamu lakukan untuk meningkatkan penjualan. Kamu bisa mengekspos produkmu sesering mungkin pada konsumen. Salah satu caranya yaitu dengan menggunakan kampanye iklan yang gencar.

Baca Juga: Ingin Menggunakan Iklan Online? Pastikan Pilih yang Paling Jitu

FUD (Fear, Uncertainty and Doubt)

Karena konsumen juga manusia, pengambilan keputusannya dipengaruhi oleh fear, uncertainty and doubt. Alias, rasa takut, ketidakpastian dan keraguan. Semisal, jika kamu ingin meningkatkan penjualan, kamu bisa menawarkan produk dengan iming-iming diskon 30 persen.

Tapi, infomasikan juga bahwa diskon ini hanya berlaku hingga akhir bulan. Konsumen yang takut akan kehilangan kesempatan kemungkinan besar akan segera membeli produk yang kamu tawarkan.

Psikologi Marketing Lewat Metode Reciprocity

Metode reciprocity merupakan metode yang sederhana. Kalau kamu menerima pemberian dari orang lain, kamu pasti ingin membalasnya dengan memberikan sesuatu kepada orang lain tersebut bukan? Cara ini bisa kamu lakukan kalau ingin mempengaruhi perilaku konsumen.

Dalam prakteknya, ada banyak cara untuk melakukan reciprocity. Salah satunya, kamu bisa memberikan beragam jenis giveaway pada konsumen. Semisal, e-book, kalender atau t-shirt. Hanya saja, pastikan giveaway yang diberikan unik dan bermanfaat bagi konsumen. Kamu juga bisa memberikan beraneka informasi yang menarik atau bermanfaat bagi konsumen.

Metode Foot in Door

Meminta sesuatu pada konsumen merupakan hal berat untuk dilakukan. Termasuk memintanya untuk membeli produk. Tapi, kamu bisa menggunakan metode foot in door kalau ingin permintaanmu terpenuhi. Caranya yaitu dengan meminta konsumen melakukan hal yang sangat mudah.

Semisal, meminta konsumen untuk memberikan testimoni atau informasi untuk survei produk. Perlahan, tingkatkan permintaan ke sesuatu yang lebih sulit/berat untuk dilakukan konsumen. Semisal, meminta konsumen memperkenalkan produk pada konsumen lain dengan imbalan hadiah. Demikian seterusnya.

Agar efektif, ada baiknya berbagai metode psikologi marketing di atas kamu terapkan dengan memperhatikan beberapa hal. Di antaranya, jenis produk/jasa yang ditawarkan, target pasar, platform/media marketing yang digunakan, market share dan bujet yang dimiliki.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here