Punya Bos Generasi X? Sebagai Milenial, Ini Caranya agar Bisa Akur

bos generasi X
Sumber : thejournal

Saat ini, para milenial adalah generasi yang paling besar yang ada di pasar kerja. Sayangnya, mereka tidak selalu bisa bergaul dengan baik dengan generasi-generasi lain yang ada di tempat kerja. Jika Anda adalah bagian generasi milenial, mungkin Anda juga merasa cukup kesulitan dengan bekerja sama dengan generasi-generasi sebelumnya. Padahal, kemampuan untuk bisa bekerja sama dengan baik dalam tim adalah sebuah hal yang penting untuk bisa sukses dalam karir. Jika Anda punya bos generasi X dan memiliki persepsi berbeda tentang kerja dan memiliki preferensi bentuk-bentuk komunikasi yang berbeda, berbagai konflik di tempat kerja bisa terjadi. Untuk mencegah hal ini terjadi, lakukanlah hal-hal berikut ini saat Anda harus bekerja di bawah bos generasi X.

Lakukan Ini agar Betah Bekerja dengan Bos Generasi X

Sesuaikan Gaya Komunikasi

Sumber : thesocialripple

Gaya komunikasi adalah sumber konflik yang sangat umum di antara milenial dan generasi X. Milenial merasa sangat nyaman menggunakan berbagai platform komunikasi berbeda dalam waktu yang sama. Namun, di sisi lain, Generasi X biasanya lebih suka berbicara secara langsung. Milenial yang memiliki bos generasi X mungkin merasa bahwa atasan mereka suka membuang banyak waktu dengan mengadakan rapat, sedangkan Generasi X menganggap gaya komunikasi generasi yang lebih muda terlalu dingin dan tidak produktif.

Dalam kenyataannya, kedua gaya komunikasi sebenarnya bisa diterima dan bisa saling melengkapi satu sama lain. Yang terpenting adalah memilih metode yang paling tepat untuk situasi yang spesifik. Misalnya, jika Anda butuh rekaman percakapan atau membagikan dokumen penting, maka email adalah metode komunikasi terbaik. Namun, jika Anda butuh umpan balik real time, Anda selalu bisa mem-follow up email dengan percakapan tatap muka.

Baca Juga: 4 Tanda Ini Menunjukkan Anda Tidak Cocok Bekerja di Kantor

Pahami Makna “Fleksibilitas” yang Diucapkan Bos Anda

bos yang dingin

Baik milenial maupun Generasi X sama-sama menyukai fleksibilitas di tempat kerja. Namun, apa yang Anda maksud dengan apa yang dimaksud bos generasi X Anda saat bicara fleksibilitas bisa jadi jauh berbeda. Generasi X mungkin mengapresiasi awal dan akhir jam kerja yang fleksibel dan pilihan untuk bekerja dari rumah paruh waktu, namun milenial memiliki definisi di level yang berbeda. Generasi ini menganggap fleksibel harus melibatkan segala aspek mulai dari budaya kantor yang menyenangkan hingga jadwal kerja jarak jauh hampir 100%. Untuk bisa bekerja bersama, kedua generasi ini harus berusaha saling memahami satu sama lain dan sama-sama saling menghormati preferensi.

Belajar dari Satu Sama Lain

Sumber : Inc

Generasi milenial lahir di dunia dimana informasi bertumpuk dimana-mana bersama dengan canggihnya teknologi, jadi bagi mereka, beradaptasi dengan alat baru adalah hal yang mudah. Namun, berlawanan dengan ini, generasi X seringkali kesulitan harus beradaptasi dengan lingkungan bisnis yang saat ini berubah dengan sangat cepat, karena mengikuti perkembangan tren teknologi terbaru bukanlah hal yang alamiah bagi mereka. Sebagai seorang milenial, Anda bisa membantu bos generasi X Anda mempelajari keahlian teknologi yang baru.

Meskipun ini akan meenguntungkan generasi X, milenial juga akan bisa belajar banyak dari bos generasi X yang sudah jauh lebih berpengalaman. Misalnya, milenial bisa mempelajari cara mendapatkan kredibilitas di dalam organisasi dengan mengamati generasi X bernavigasi di iklim politik perusahaan. Begitu pula dengan kecerdasan emosional, sebuah keahlian yang harus dimiliki setiap pemimpin sejati.

Selamat berusaha menjalin hubungan yang baik dengan bos generasi X Anda!

Beri komentar Anda tentang artikel ini