Ingin Sukses Berbisnis? Pelajari Dulu Ranah Social Commerce Indonesia

social commerce
Sumber : Solomo Media

Bisnis online di tanah air memang sedang berkembang pesat selama beberapa tahun terakhir. Banyak pemain besar yang terjun ke bidang bisnis tersebut. Bahkan, para pebisnis dari golongan Usaha Mikro Kecil dan menengah (UMKM) seakan juga tidak mau ketinggalan. Pemanfaatan social commerce membuat perputaran bisnis online di Indonesia semakin lancar.

Apa yang dimaksud dengan social commerce?

Yuk cari tahu lebih banyak dengan menyimak ulasan berikut ini!

Mengenal Definisi Social Commerce

Sumber : My Joy Online

Sebenarnya social commerce bukanlah hal baru bagi Anda yang sering berbelanja online. Ketika membeli sesuatu di toko online besar, mungkin Anda langsung mengakses website-nya untuk melakukan pemesanan. Sebaliknya, social commerce mengacu pada proses belanja online melalui media sosial.

Di Asia Tenggara, Thailand menjadi negara dengan pengguna social commerce terbanyak. Karena 50% pelanggan online di Thailand berbelanja melalui media sosial. Jumlah pengguna media sosial di Indonesia memang lebih banyak. Namun, rupanya Indonesia belum dapat mengalahkan Thailand untuk urusan berbelanja via media sosial.

Baca Juga: Flash Sale: Fenomena Promosi E-Commerce yang Harus Dipersiapkan secara Matang

Pebisnis yang Memanfaatkan Media Sosial Semakin Banyak

Sumber : Price Baba

Sekarang, banyak sekali pebisnis yang memanfaatkan media sosial. Bukan hanya brand besar, melainkan juga pebisnis kelas UMKM yang menjual berbagai produk. Media sosial tidak hanya digunakan sebagai sarana promosi tetapi langsung menghubungkannya dengan para pelanggan.

Display produk yang menarik menjadi salah satu kunci kesuksesan bisnis via media sosial. Karena banyak sekali produk serupa yang bisa menjadi kompetitor dengan penawaran harga lebih menarik. Pengguna media sosial yang ingin membeli produk tertentu dapat menghubungi melalui private message, direct message, atau nomor kontak yang dicantumkan di media sosial.

Masyarakat Indonesia Masih Haus Kepercayaan

Sumber : All Day Shops

Salah satu hal yang menghambat perkembangan social commerce di tanah air adalah krisis kepercayaan. Masih banyak pelanggan yang pernah mengalami penipuan berkedok bisnis online. Sehingga hal tersebut membuat para pelanggan lebih menyukai metode Cash On Delivery (COD) atau langsung mengunjungi toko fisik. Padahal, belum tentu semua pebisnis online yang memanfaatkan media sosial pasti memiliki toko fisik. Pebisnis online harus membangun reputasi sebaik mungkin untuk meningkatkan peluang bisnis melalui social commerce.

Ini saatnya memaksimalkan penggunaan media sosial untuk mendukung bisnis Anda. Omset bisnis akan meningkat pesat bila Anda dapat memadukan berbagai kecanggihan teknologi dengan cara yang tepat.

Beri komentar Anda tentang artikel ini