Duh, Jangan Baper Saat Ditawari Posisi Lain oleh Rekruter

Diundang ke sebuah wawancara kerja menjadi pertanda bahwa kamu sudah menuliskan CV dengan baik. Hal itu juga menunjukkan kesempatanmu untuk mendapatkan pekerjaan semakin terbuka. Tapi, bagaimana jika saat wawancara kamu ditawari posisi lain di perusahaan? Apa yang akan kamu lakukan?

Wawancara berjalan mulus dan tiba-tiba rekruter berkata,

”Posisi yang Anda minati kebetulan sudah terisi. Tapi, kami punya posisi lain untuk Anda, yaitu sebagai (…). Bagaimana, Anda tertarik untuk mencoba?”.

Duh, tentu saja kamu tidak menduga pertanyaan ini akan ditanyakan bukan? Selain itu, kamu tentunya sudah menuliskan dan mengincar posisi idaman mu selama ini. Kalau ini terjadi, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan. Berikut ini di antaranya:

Tenangkan Diri

Pastinya kamu kaget dan kebingungan jika ditawari posisi yang berbeda. Kamu juga bisa baper atau takut. Kaget karena posisi yang ditawarkan bukan posisi yang kamu inginkan. Baper karena ternyata kemampuanmu lebih baik atau lebih banyak dari yang kamu kira selama ini. Takut karena jika menolak, kamu bisa melewatkan kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan. Tapi, apapun yang kamu pikirkan, cobalah untuk menenangkan diri. Ingat, kamu sedang diwawancarai.

Selanjutnya, mintalah waktu untuk berpikir. Kalau kamu merasa membutuhkan waktu yang lebih banyak untuk berpikir, tidak ada salahnya untuk meminta waktu satu atau dua hari pada rekruter untuk memberikan jawaban.

Baca Juga: Sukses Wawancara Kerja: Jangan Tanyakan Pertanyaan Ini pada Rekruter

Menolak Saat Ditawari Posisi Lain

Kalau merasa tidak cocok dengan posisi lain yang ditawarkan, jawablah dengan bijak. Kamu bisa menjawab,

“Terima kasih atas kepercayaan dan kesempatan yang sudah bapak/ibu berikan. Tapi, saya merasa lebih yakin dan nyaman untuk bekerja di posisi yang sudah saya pahami sebelumnya. Jika posisi tersebut dibuka lagi, saya bersedia untuk dihubungi kembali dan mencoba kesempatan untuk bekerja di perusahaan bapak/ibu.”

Dengan menjawab secara bijak, rekruter akan memberikan nilai positif kepadamu. Dengan begini, kesempatanmu untuk diundang mengikuti wawancara kerja tidak tertutup.

Menerima Tawaran Rekruter

Setelah kamu mempertimbangkan, mungkin kamu ingin menerima tawaran dari rekruter. Tapi, ada baiknya pastikan tidak menerimanya karena mumpung ada tawaran pekerjaan. Karenanya, saat mempertimbangkan, pahamilah terlebih dahulu posisi yang ditawarkan tersebut. Semisal, apa tanggung jawabnya dan bagaimana proses kerjanya. Kamu juga bisa mempertimbangkan benefit yang kamu dapatkan.

Untuk itu, kamu bisa memberikan jawaban,

“Saya tertarik dengan posisi yang bapak/ibu tawarkan. Meskipun saya percaya kemampuan saya lebih sesuai untuk posisi yang saya lamar. Tapi, jika bapak/ibu merasa kemampuan bisa digunakan untuk mengisi posisi (….), maka saya akan mencoba kesempatan yang bapak/ibu berikan”.

Jika kamu memiliki pengalaman di posisi tersebut, tidak ada salahnya jika kamu memberitahukannya pada rekruter,

“Saya memiliki pengalaman di posisi yang bapak/ibu tawarkan. Karenanya, saya yakin saya bisa berkontribusi bagi perusahaan bapak/ibu”.

Nah, sekarang tidak perlu bingung lagi. Kamu sudah tahu jawaban apa yang bisa diberikan jika ditawari posisi yang lain oleh rekruter.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here