Review “Birds of Prey”: Aksi Mantan Pacar Joker Menumpas Kejahatan

Sumber: comicbookreview.com

DC Films sudah sering merilis film superhero yang memperkenalkan para superhero DC Comics. Film terbaru yang baru saja dirilis, yaitu “Birds of Prey”. Film ini memperkenalkan antihero wanita bernama Harley Quinn.

DC Films sebenarnya sudah memperkenalkan Harley Quinn di film “Suicide Squad”. Di film tersebut Harley diceritakan sebagai pacar dari Joker. Namun dalam film “Birds of Prey” Harley diceritakan sudah putus dengan musuh bebuyutan Batman tersebut.

Meski mantan pacarnya penjahat, dalam film “Birds of Prey” Harley dikisahkan berperan sebagai antihero, yaitu seseorang yang melakukan kebaikan, meski maksud dan tujuannya belum tentu baik. Saat melakukan aksinya, Harley didampingi oleh beberapa antihero wanita lainnya.

Apa Kata Penonton tentang Film “Birds of Prey”?

Sumber: thedigitalwise.com

“Birds of Prey” mendapatkan review yang cukup positif dari kritikus film. Apalagi, para penonton yang sudah menyaksikan “Bird of Prey” nampaknya cukup puas dengan kehadiran film ini. Seperti dilansir Screen Crush, penonton banyak yang mengagumi aksi laga yang ditampilkan. Sebagian yang lain menyenangi plot cerita yang ditawarkan.

Ada juga yang beranggapan film ini lebih baik dari “Suicide Squad”. Selain itu, penonton merasa film ini menyuguhkan sesuatu yang berbeda dengan hadirnya para antihero wanita menumpas kejahatan.

Review Film “Birds of Prey”

Sumber: dontfeedthegamers.com

“Birds of Prey” mencoba untuk menyusul kesuksesan film “Joker” yang sudah tayang sebelumnya. Ciri khas film superhero DC, yakni nuansa yang kelam, masih bisa dirasakan di film ini. Namun, ada hal lain yang juga ditawarkan oleh sutradaranya.

”Birds of Prey” dihadirkan dengan penuh dengan keunikan dan keusilan. Kedua hal tersebut mengingatkan penonton pada film superhero Marvel berjudul “Deadpool”. Selain itu, seperti juga “Deadpool”, “Birds of Prey” dirating R, alias hanya bisa ditonton oleh penonton dewasa. Pasalnya, ada banyak penggunaan dialog kasar dan adegan kekerasan di film ini.

Dari sisi aksi laga, “Birds of Prey” bisa disandingkan dengan “John Wick”. Film ini banyak memperlihatkan pertarungan tangan kosong ataupun dengan senjata konvensional seperti pistol dan senapan. Oleh karena itu, kamu tidak akan banyak melihat kemampuan super power di film ini.

Di film “Suicide Squad” Harley Quinn tidak banyak memegang peran penting di plot cerita selain ia adalah pacar dari Joker. Namun di film ini, sutradaranya, yaitu Cathy Yan, memberikan jatah menit tayang yang lebih banyak. Pasalnya, Harley Quinn adalah tokoh utamanya.

Baca Juga: Sekuel Film Joker: Arthur Fleck Melanjutkan Aksinya, Kamu Setuju?

Pemeran Harley Quinn yaitu Margot Robbie, cukup sukses berhasil memerankan tokoh ini dengan baik. Robbie sebelumnya tampil di bersama Leonardo Di Caprio dan Brad Pitt di film “Once Upon A Time In Hollywood” yang disutradarai oleh Quentin Tarantino. Di film “Birds of Prey” Margot berhasil memerankan Harley yang sedikit gila dengan beragam halusinasi dan fantasi di kepalanya.

Keunikan tokoh Harley Quinn menjadi lebih lengkap dengan kehadiran para antihero wanita lainnya. Mereka adalah Huntress (Mary Elizabeth Winstead), Black Canary (Jurnee Smollett-Bell), dan seorang polisi Gotham bernama Renee Montoya (Rosie Perez). Bersama Harley, ketiga wanita tersebut mencoba menyelamatkan Cassandra Cain (Ella Jay Basco) dari ancaman Black Mask.

Sementara, Ewan McGregor yang berperan sebagai Black Mask juga tampil tidak mengecewakan. Namun, meski aktingnya mengesankan, McGregor terkesan tidak cocok memerankan tokoh antagonis. Apalagi ia bukan menjadi tokoh utama di film ini. McGregor sepertinya akan lebih layak jika berperan sebagai tokoh utama di filmnya sendiri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here