[REVIEW] Foxtrot Six: Padat Nuansa Hollywood Meski Banyak Kekurangan

Film Foxtrot Six menjanjikan nuansa Hollywood bagi penggemar film. Khususnya penggemar film action. Film ini disutradarai oleh Randy Korompis. Di film ini Randy juga menuliskan skenarionya. Studio film yang menggarap Foxtrot Six menjanjikan film ini mengusung cita rasa Hollywood.

Untuk memerankan tokoh-tokoh di film ini Randy Korompis mendapuk sederet aktor dan aktris ternama Indonesia. Di antaranya adalah Oka Antara, Rio Dewanto, Chico Jericho, Mike Lewis dan Julia Estelle.

Nuansa Hollywood di film Foxtrot Six sudah terlihat saat Angga membuka dialog dengan Sari. Film ini menggunakan bahasa Inggris untuk keseluruhan dialog tokoh-tokohnya. Penonton disuguhi subtitle berbahasa Indonesia.

Sinopsis dan Review Film Foxtrot Six

Sinopsis dan Review Foxtrot Six
Foto: theshonet

Dikisahkan Angga adalah salah satu anggota partai berkuasa Parinas. Angga menjalin hubungan asmara dengan Sari, seorang jurnalis.

Parinas memiliki beberapa anggota partai yang ingin menguasai negara di tengah kelaparan yang sedang melanda. Namun, keinginan Parinas bertentangan dengan keinginan kelompok pemberontak bernama Reform. Reform ingin negara diperintah dengan adil.

Untuk menjalankan niatnya Parinas didukung oleh kelompok militer. Selain itu, teknologi militer canggih juga mereka kuasai. Kelompok militer ini dipimpin oleh Wisnu.

Angga yang mantan militer terjebak diantara dua kepentingan. Namun, setelah Angga mengetahui niat sebenarnya dari Parinas Angga akhirnya memilih memihak Reform. Apalagi setelah Angga tahu bahwa Sari adalah salah satu pimpinan Reform.

Randy Korompis nampaknya bekerja keras untuk menjadikan Foxtrot Six bernuansa Hollywood. Selain menggunakan bahasa Inggris, Randy juga menggunakan pilihan kata dan kalimat yang lazim ditemukan di film-film action Hollywood.

Cita rasa Hollywood juga banyak terlihat lewat beberapa adegannya. Seperti misalnya adegan Angga saat merekrut Oggi, Bara,Tino dan Ethan untuk melawan Parinas.

Di atas pesawat Angga juga membagi timnya berdasarkan spesialisasi anggota timnya. Spec di posisi sniper, Ethan di IT, Oggi dan Bara di bahan peledak.

Kehadiran tokoh-tokoh penting tersebut didukung pula oleh penggunaan koreografi laga dan pertempuran yang sering disaksikan di film-film action berlatar belakang militer modern.

Baca Juga: 5 Fakta Film Foxtrot Six: Semua Berawal dari Restoran

Foto: layar

Di sisi lain Randy membubuhkan sentuhan berbeda di film ini. Salah satunya adalah penggunaan mantel militer buatan Amerika yang membuat pemakainya tidak terlihat. Kejelian Randy menghadirkan mikrolet Cikini-Utan Kayu sebagai bumbu komedi juga patut diacungi jempol.

Randy juga berhasil membuat ending film ini terkesan netral. Sari dan beberapa anggota tim Angga harus mati agar anak Angga dan Sari bisa hidup damai di negara ini. Selebihnya, negara terbebas dari rezim otoriter.

Foxtrot Six cukup berhasil menggambarkan alur ceritanya. Setidaknya penonton bisa menangkap tema utamanya. Ide cerita foxtrot Six sedikit berbeda dari film-film action militer lainnya. Bahkan berbeda dari film action-militer Hollywood.

Hanya saja durasi film yang terlalu singkat membuat rangkaian cerita seolah terpotong di beberapa bagian. Salah satunya adalah saat tiba-tiba saja Wisnu berhasil menemukan markas Reform. Selain itu, intrik yang ada diantara anggota partai Parinas juga tidak dijelaskan lebih jauh.

Foxtrot Six merupakan salah satu film Indonesia yang memperkenalkan teknologi militer terkini. Sayangnya keunikan tersebut tidak dibarengi dengan penggunaan visual efek yang sempurna. Detail di tiap adegan sering terlewatkan. Di samping itu, seringkali penampilan para figuran terasa kaku dan terkesan tidak larut dalam mood cerita.

Terlepas dari banyaknya kekurangan di film ini kehadiran Foxtrot Six menunjukkan bahwa sineas Indonesia punya potensi untuk menyuguhkan film-film berbobot. Setidaknya Foxtrot Six berhasil menghadirkan variasi tontonan menghibur yang berbeda dari film-film Indonesia lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here