Review Film “NKCTHI”: Media Penyembuh “Luka” dalam Keluarga

sumber: Instagram @filmnckthi

Film “NKCTHI” (Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini) yang disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko mampu mencuri perhatian pencinta film Indonesia sejak rilis, Kamis (2/1) lalu. Dilansir dari akun Instagram resmi Visinema, film ini sudah meraup lebih dari empat ratus ribu penonton di hari ketiga penayangannya. Bahkan, topik mengenai film bertema keluarga ini mulai berseliweran di media sosial.

Film “NKCTHI” bisa dibilang cukup sukses menggebrak layar perfilman tanah air di awal tahun. Bagaimana tidak, emosi penonton serasa diaduk-aduk setelah selesai menonton film produksi Visinema ini. Lalu, seperti apa sih gambaran besar dari film ini?

Film “NKCTHI” Diadaptasi dari Buku Terlaris Karya Marchella FP

Film "NKCTHI" Diadaptasi dari Buku Terlaris Karya Marchella FP
sumber: Instagram @nkcthi

Jauh sebelum film ini meledak seperti sekarang, buku dengan judul yang sama sudah lebih dulu laris manis diserbu pembaca Indonesia. Buku yang dirilis tahun lalu oleh Marchella FP ini memang berisi tentang hal-hal sederhana di kehidupan manusia yang ditulis dengan rapi dan indah. Bahkan, buku “NKCTHI” sendiri sampai harus cetak ulang berulang kali karena selalu ludes terjual.

Anggia Kharisma, produser yang pernah memproduksi film “Keluarga Cemara”, langsung tertarik untuk membuat sebuah film dari karya Marchella FP tersebut. Bak gayung bersambut, Marchella FP pun menyetujui tawaran tersebut.

Seperti sudah diprediksi sebelumnya, kehadiran film dari adaptasi buku ini pun sangat dinantikan antusias oleh penggemar Marchella FP.

Angga Dwimas Sasongko Mengangkat Tema Keluarga sebagai Konflik Menarik

Angga Dwimas Sasongko Mengangkat Tema Keluarga sebagai Konflik Menarik
sumber: Instagram @filmnkcthi

Hal yang menarik dari film “NKCTHI” ini adalah cara Angga Dwimas Sasongko meramu cerita dari sebuah buku yang isinya hanya penggalan-penggalan kalimat pendek. Tugas besar sang sutradara adalah membuat kekuatan dari kutipan-kutipan di buku menjadi sebuah cerita utuh tanpa mengurangi makna buku “NKCTHI”.

Tugas tersebut mampu dilakukan Angga Dwimas Sasongko dengan baik. Dia dengan cerdas mengangkat tema keluarga sebagai konflik utama dari para tokoh di dalamnya. Sosok Angkasa, Aurora, Awan, hingga orang tuanya punya porsi konflik yang sangat pas dan mampu membawa penonton larut dalam luka para tokohnya.

Baca Juga: Belajar Sisi Gelap Manusia dari Buku “Kamu Terlalu Banyak Bercanda”

“Luka” si Sulung, si Tengah, dan si Bungsu pada Film “NKCTHI”

"Luka" si Sulung, si Tengah, dan si Bungsu pada Film "NKCTHI"
sumber: Instagram @filmnkcthi

Highlight yang paling disukai penonton dari film ini adalah sosok Angkasa sebagai si sulung, Aurora sebagai si tengah, dan Awan sebagai si bungsu. Tiga bersaudara yang tampak biasa-biasa saja dalam kehidupan keluarganya ternyata punya luka masing-masing yang dipendam. Bahkan, luka yang tampak sederhana dan biasa tersebut justru sangat dekat dan dialami oleh para penonton.

Angkasa sangat sempurna menggambarkan sosok anak sulung yang selalu diberi beban dan tanggung jawab besar oleh orang tua. Aurora sebagai anak tengah kerap merasa paling terpinggirkan dalam keluarga sendiri. Terakhir, ada si bungsu Awan yang selalu menjadi pusat keluarga dan tengah dalam kegalauan dalam mencari jati diri.

Menariknya, Film “NKCTHI” Mampu Membuat Penonton Menangis Sekaligus Bahagia

Menariknya, Film "NKCTHI" Mampu Membuat Penonton Menangis Sekaligus Bahagia
sumber: Instagram @filmnkcthi

Hampir semua penonton menangis selepas menyelesaikan menonton film ini. Bisa jadi emosi yang dialami para tokoh di film juga dirasakan penonton di dunia nyata. Perasaan terpendam penonton seolah-olah terwakili lewat karakter para tokoh.

Selain itu, menonton film “NKCTHI” dapat sebagai obat bagi mereka yang terlalu lama memendam luka. Mungkin setelah tangis yang menderu, muncul secercah rasa bahagia ketika hati menjadi lebih lega. Pengalaman menonton seperti ini sangat jarang terjadi dan Angga Dwimas Sasongko mampu melakukannya untuk penonton Indonesia.

Apakah kamu sudah menonton film “NKCTHI”? Kalau belum, ada baiknya kamu menyempatkan diri untuk menontonnya. Sangat direkomendasikan untuk ditonton bagi kamu yang butuh hiburan ringan yang menyembuhkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here