Kenalan Lebih Dekat dengan Revolusi Industri 5.0 ala Jepang

Indonesia sedang memasuki era revolusi industri 4.0. Sektor manufaktur mulai mengandalkan teknologi canggih untuk mendukung proses operasional. Kondisi ini sebenarnya agak tertinggal dari Jepang yang memasuki masa revolusi industri 5.0.

Tak banyak yang tahu kalau revolusi industri 5.0 ala Jepang sangat futuristik dan membuat negara-negara lain terkesan agak tertinggal. Yuk, cari tahu lebih banyak informasi tentang pemanfaatan teknologi ala masyarakat Jepang.

Revolusi Industri 5.0 Jepang Berawal dari Pesimisme

Jepang mengalami masa-masa sulit selama kurang lebih satu dekade terakhir. Populasi masyarakat usia produktif menurun drastis dan jumlah penduduk lansia meningkat. Hal ini turut diperparah oleh krisis buruh yang sulit diatasi.

Jepang menganggap bahwa perkembangan sektor manufaktur dan bisnis tak lagi dapat mengandalkan tenaga serta keahlian manusia. Hingga akhirnya permasalahan tersebut mendorong terjadinya revolusi industri 5.0 ala Jepang sebagai bentuk solusi.

Revolusi industri ini juga dianggap sebagai solusi untuk menekan tingginya biaya perawatan infrastruktur di berbagai sektor.

Baca Juga: Mengenal Definisi Revolusi Industri 4.0 dan Dampaknya

Kapan Revolusi Tersebut Dimulai?

Revolusi industri 5.0 Jepang pertama kali diperkenalkan pada Juni 2017. Selanjutnya, Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, memperkenalkan road-map yang terkesan lebih humanis pada tanggal 21 Januari 2019. Road map tersebut dikenal dengan istilah super-smart society atau society 5.0.

Sisi revolusi industri ini dianggap lebih memperhatikan sisi kemanusiaan. Jutaan data dikumpulkan di internet untuk kemudian diolah demi menghasilkan teknologi yang bisa diterapkan di berbagai bidang kehidupan.

Apa Saja Contoh Nyata Implementasi Revolusi Industri 5.0?

Implementasi revolusi industri 5.0 ala Jepang kini mulai dimanfaatkan untuk mendukung berbagai bidang, misalnya:

  • Pengiriman paket dengan menggunakan drone tanpa awak.
  • Pelayanan kesehatan yang mengandalkan sistem remote.
  • Kulkas pintar dengan pintu yang dapat memberikan info tentang jumlah persediaan makanan di dalamnya serta saran untuk membuat aneka hidangan.
  • Pemanfaatan teknologi robot dan Artificial Intelligence (AI) sebagai pelayan restoran dan hotel.
  • Kreasi robot yang dapat membantu menyelesaikan urusan rumah tangga (misalnya bersih-bersih rumah dan memberi makan hewan peliharaan).
  • Penggunaan teknologi robot dan sensor untuk merawat sejumlah infrastruktur seperti jalan raya, terowongan, dan jembatan.

Indonesia tak perlu minder dengan revolusi teknologi Jepang yang sangat canggih dan futuristik. Milestone revolusi industri 4.0 yang terbilang sukses akan membawa Indonesia memasuki revolusi industri selanjutnya dalam waktu singkat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here