GarudaFood, dari Perusahaan Keluarga ke Perusahaan Terbuka yang Mendunia

Saham GarudaFood
Source: katadata

Saham GarudaFood mulai ditawarkan di lantai bursa efek. GarudaFood berawal dari perusahaan yang dimiliki oleh keluarga.

Adalah Darmo Putro dan Poesponingrum yang merintis berdirinya GarudaFood. Keduanya mulai mendirikan usaha di Pati, Jawa Tengah pada tahun 1958. Bisnis yang dibangun dibawah bendera PT Tudung Putra Jaya itu awalnya bergerak di bidang pembuatan tepung tapioka.

Pada 1979, PT Tudung mulai memasarkan kacang yang dipanggang., namun baru pada 1987 produknya diberi merk kacang ‘Garuda’.

Perjalanan Perusahaan dan Saham GarudaFood

Mengusung misi menjadi perusahaan yang membawa perubahan serta menciptakan nilai di masyarakat lewat keberadaan pribadi yang unggul, saleh dan kompeten, pada 1990, PT Tudung mendirikan anak perusahaan yang bernama PT GarudaFood Putra Putri Jaya.

Lima tahun setelahnya, GarudaFood mencoba melakukan inovasi dengan memasarkan coated peanut seperti kacang telur dan kacang atom. Untuk segmen makanan dan camilan, GarudaFood juga memproduksi beberapa merk biskuit. Selain itu inovasi juga dilakukan dengan membuka pasar minuman.

Saham PT. GarudaFood
Foto: shopee

Pada 2002, ‘Okky Jelly Drink’ menjadi minuman yang cukup sukses setelah dipasarkan. Hal itu tidak terlepas dari kejelian GarudaFood mengakuisisi PT Triteguh Manunggal Sejati (TRMS) pasca krisis ekonomi yang terjadi pada 1998. Disamping itu GraudaFood juga melihat peluang di segmen anak-anak yang saat itu belum banyak dimasuki oleh produk lain. Merk Okky Jelly Drink akhirnya berhasil meraih Top Brand for Kids Award 2004 dan Top Brand Award 2007 hingga 2016 dari Majalah Marketing.

Sekarang, GarudaFood telah memiliki beberapa produk yang sudah cukup dikenal luas oleh masyarakat. Di antaranya adalah ‘Chocolatos’, ‘Gery’ dan ‘MyTea’. Selain itu, tentu saja beragam varian kacang Garuda yang sudah diproduksi semenjak awal berdirinya perusahaan ini.

Baca Juga: Bermula di Jakarta, GoWork Lebarkan Sayap ke Kota-Kota Lain di Indonesia

Sampai saat ini GarudaFood sudah memiliki 14 pabrik dan OEM yang tersebar di pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. Perusahaan yang dipimpin oleh Sudhamek Agoeng Waspodo Soenjoto juga telah memiliki sekitar 18,000 karyawan. Sebelumnya GarudaFood telah mendirikan pula perusahaan distributornya sendiri yang diberi nama PT. Sinar Niaga Sejahtera.

Di luar negeri, GarudaFood bekerjasama dengan distributor di negara-negara seperti Filipina, Vietnam dan Thailand. Selain itu di India, GarudaFood mendirikan perusahaan Join venture dengan salah satu perusahaan lokal yang diberi nama Garuda Polyflex Foods Private Limited. Perusahaan ini telah mendirikan pabrik di India. Meski Asia menjadi fokus pemasaran GarudaFood, beberapa produk GarudaFood juga menembus pasar Eropa dan Amerika.

Belum lama ini GarudaFood telah mencatatkan sebanyak 7,37 miliar saham di lantai bursa efek. Saham-saham tersebut ditawarkan dengan harga initial public offering Rp 1.284. Pada hari yang sama (10/10), Harga saham GarudaFood mengalami kenaikan sebesar 49,81% atau sebesar Rp 1.925 per lembar sahamnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here