Anda Salah Bicara saat Wawancara? Segera Ralat Sebelum Terlambat!

9
salah bicara saat wawancara
sumber: mylifetree

Wawancara kerja memang seringkali membuat gugup, bahkan bagi para kandidat yang paling siap dan cemerlang pun. Kegugupan ini bisa membuat Anda melakukan kesalahan fatal, seperti salah bicara saat wawancara. Ketika Anda merasa kata-kata keluar dari mulut Anda padahal otak Anda bilang, “Jangan!” maka Anda mungkin merasa bahwa nasib Anda sudah tamat. Untungnya, tidak pernah ada kata terlambat jika Anda mau memperbaiki kesalahan Anda. Meskipun salah bicara saat wawancara bisa fatal akibatnya, tetapi jika Anda segera menyelamatkan situasi dengan meralat kata-kata Anda, maka Anda masih punya kesempatan meyakinkan pewawancara bahwa Anda adalah kandidat yang berkualitas.

Jika Anda salah bicara saat wawancara dengan mengatakan kalimat-kalimat berbahaya berikut, tak perlu khawatir. Segera ralat dengan tenang.

Segera Ralat Jawaban Anda ketika Salah Bicara saat Wawancara

“Saya tak mengerti cara menjawab pertanyaan Anda.”

Kenali 5 Red Flag Saat Melakukan Wawancara Kerja Berikut Ini
Sumber: Glamour

Anda mungkin dengan spontan mengatakan ini ketika Anda mendengar sebuah pertanyaan yang tak terpikirkan oleh diri Anda sebelumnya. Meskipun Anda berangkat dengan persiapan yang matang, kadang seorang pewawancara akan muncul dengan pertanyaan yang tidak umum atau tidak pernah Anda perhatikan dalam industri Anda. Jika Anda salah bicara saat wawancara dengan menjawabnya seperti di atas, segera gantilah jawaban tersebut dengan kalimat seperti agar membuat Anda terlihat penuh pertimbangan dan bukannya tidak mengerti apa-apa.

“Itu adalah sebuah pertanyaan yang bagus. Tetapi saya butuh waktu untuk memikirkannya sebelum saya bisa memberi Anda jawaban yang bisa membuat saya puas. Bolehkah saya mengirim jawabannya ke email Anda nanti?”

Baca Juga: Tips Menjelaskan Kenapa Anda Pantas untuk Dipekerjaan saat Wawancara Kerja

“Saya online sepanjang hari, mengecek Facebook dan Instagram serta lain-lain.”

keheningan saat wawancara
Sumber : lifehacker

Salah bicara saat wawancara dengan mengucapkan kalimat ini mungkin terjadi kala merespon pertanyaan apakah Anda akrab dengan internet dan media sosial. Jawaban ini cukup fatal karena Anda terlihat seperti seorang karyawan yang suka menghabiskan waktu berselancar di dunia maya yang mungkin bisa mengganggu produktivitas. Tetapi jangan khawatir, Anda bisa segera menambahkan kalimat berikut:

“Saya sangat antusias dengan sosial media. Saya begitu aktif di Facebook, Twitter, Instagram, dan lain-lain. Saya akan mengecek platform media sosial baru apa pun karena saya suka mengamati dan memikirkan bagaimana cara orang-orang terhubung dengan satu sama lain.”

Dengan ini, Anda menunjukkan bahwa Anda bukan sekadar suka bermalas-malasan mengecek ponsel. Anda menunjukkan dua keahlian yang mungkin menarik bagi mereka, antusiasme dalam mengedukasi diri tentang platform medsos dan teknologi terkini serta perhatian pada bagaimana manusia membangun jaringan.

“Saya tidak suka pekerjaan saya yang sekarang karena atasan saya menyebalkan.”

pertanyaan wawancara menyebalkan
Sumber : recruitmentgrapevine

Jika Anda salah bicara saat wawancara dengan mengutarakan kalimat seperti ini, maka ini cukup fatal akibatnya. Anda tak boleh menjelek-jelekkan perusahaan atau atasan tempat Anda bekerja jika Anda tidak ingin kehilangan kesempatan untuk bekerja bersama orang yang mewawancarai Anda. Jika Anda mengatakan ini, jelas ini bukan sekedar kesalahan ucap yang bisa dengan mudah Anda ralat begitu saja. Anda harus minta maaf, misalnya dengan kalimat berikut:

“Mohon maaf, maksud saya adalah, saya merasa tidak terlalu bermanfaat di tempat kerja. Saya sangat senang menjadi produktif, tetapi sayangnya ini tidak terjadi di tempat kerja saya. Tetapi seharusnya saya tidak menyalahkan atasan saya, mungkin peran yang tersedia memang tidak cocok dengan karakteristik saya.”

Dengan kalimat ini, Anda bukan hanya minta maaf karena telah menyatakan hal yang negatif, tetapi Anda juga menjelaskan alasan spesifik mengapa Anda mencari pekerjaan baru. Tunjukkan Anda ingin tantangan yang lebih maka pewawancara Anda akan segera mengalihkan fokus.

Yang terpenting, jangan panik saat salah bicara saat wawancara. Semoga sukses!