Jangan Terburu-Buru Menerima Penawaran Kerja, Lakukan Ini

Sumber : dice

Setelah susah-susah meriset, mencari pekerjaan, melamar, dan menjalani proses rekrutmen termasuk wawancara kerja dan berbagai tes, akhirnya Anda mendapatkan penawaran kerja dari salah satu perusahaan favorit Anda. Jelas, Anda merasa bahagia. Namun, jangan keburu menerima penawaran kerja berikut. Ketika sebuah perusahaan membuat penawaran, mereka sudah menunjukkan kartu-kartunya di atas meja untuk Anda lihat, menyerah. Mereka juga berharap kandidat melakukan hal yang sama, tak lagi bernegosiasi dan menyambut baik rangkulan ini. Namun, ini tidak selalu yang terbaik bagi kandidat. Sebelum Anda menerima penawaran kerja yang diajukan oleh perusahaan, lakukan dulu hak-hal berikut ini agar Anda tidak menyesal nantinya.

Ini Hal-Hal yang Harus Anda Lakukan saat Menerima Penawaran Kerja

Ungkapkan Rasa Terima Kasih Anda

sumber: anekatop10

Baik Anda mendapatkan penawaran ini secara langsung saat bertatap muka, ketika mengobrol di telepon, atau menerima kabar dalam bentuk surel, yang pertama-tama harus Anda lakukan adalah berterima kasih kepada siapa pun yang menyampaikan penawaran ini dan mengatakan betapa ini membuat Anda senang. Lakukan ini sebelum Anda menolak atau menerima penawaran kerja, mau pun jika Anda berencana untuk menegosiasikan gaji dan detail lain dari pekerjaan tersebut. Ini akan membuat percakapan tersebut dimulai dari nada baik.

Jagalah antusiasme Anda selagi Anda melangkah ke tahap berikutnya. Ingatlah bahwa apa yang Anda katakan akan berpengaruh terhadap penerimaan mereka jika Anda berencana benegosiasi. Gunakan kata-kata yang menunjukkan bahwa Anda sangat senang berhasil mendapatkan penawaran tersebut.

Minta Hitam di Atas Putih

menulis prestasi
Sumber: crb-services

Segera setelah Anda mengucapkan terima kasih atas penawaran yang diberikan oleh pihak perusahaan, mintalah agar penawaran tersebut dibuat versi tertulisnya. Sebuah surat penawaran pekerjaan yang resmi biasanya berisi, setidaknya, nama jabatan, tanggal mulai, gaji, dan detail mengenai tunjangan yang diberikan bersama gaji.

Minta versi ini sebelum menerima penawaran kerja memberikan Anda dua manfaat: membuat penawaran itu resmi, dan memberi Anda kesempatan meninjau ulang penawaran tersebut untuk memastikan bahwa Anda benar-benar mengerti apa yang tengah ditawarkan keapda Anda.

Lalu, tanyakan juga seberapa lama Anda punya waktu untuk menjawab setelah menerima surat itu. Jika perusahaan bilang butuh jawaban segera, maka ii pertanda buruk. Memberi tekanan adalah taktik menakut-nakuti yang tidak bertanggung jawab. Setidaknya, Anda akan punya satu atau dua hari untuk membuat keputusan jika perusahaan tersebut beres.

Jika Anda ingin bernegosiasi, maka meresponlah dengan kalimat seperti,

“Saya sudah mempertimbangkan penawaran tersebut dan merasa bahwa ini kesempatan yang sangat hebat, namun saya ingin mendiskusikan detailnya lebih spesifik. Kapan kita bisa membicarakan hal ini?”

Segera Bilang “Iya”

Sumber : forbes

Ketika Anda seudah selesai bernegosiasi dan sudah siap menerima penawawan kerja tersebut, sebut kembali detail yang Anda pahami ada dalam kesepakatan yang telah dicapai. Misalnya, Anda bisa bilang,

“Berdasarkan pemahaman saya, saya akan menerima X hari libur dalam setiap tahun, bonus sebesar X dari Z yang saya buat, asuransi kesehatan dari perusahaan, dan tunjangan transportasi sebesar X rupiah.”

Ini terutama sangat penting ketika Anda menegosiasikan detail yang naik jika dibanding tawaran awal. Jika ini yang terjadi, maka Anda harus meminta detail penawaran final dalam bentuk tertulis juga.

Jika negosisasi ini berlangsung lebih lama dari yang Anda duga, maka singgung juga hal ini. Negosiasi pasti membuat stress kedua belah pihak, maka ekspresikan penghargaan dan rasa terima kasih Anda atas waktu dan upaya perusahaan ketika Anda pada akhirnya menerima penawaran kerja tersebut.