Wawancara Lancar Tetapi Selalu Gagal Mendapat Pekerjaan? Bisa Jadi Anda Membuat HRD Enggan Karena Ini

selalu gagal mendapat pekerjaan
Sumber : dreamstime

JOB-LIKE – Poin-poin bullet pada resume Anda mungkin secara sempurna Anda buat dengan metrik kuantifikasi untuk membuat terkesan. Pengalaman Anda di masa lalu pun mungkin sangat cocok dengan deskripsi kerja. Ketika wawancara berlangsung, Anda pun merasa yakin bahwa Anda akan mendapatkan pekerjaan tersebut, dan Anda menjalaninya cukup lancar sehingga Anda keluar dengan penuh percaya diri. Namun, pada akhirnya Anda selalu gagal mendapat pekerjaan. Mengapa ini sampai terjadi? Apa yang salah?

Mendengar kalimat, “Kamu menikmati proses dan pertemuan ini, tetapi kami memutuskan untuk menerima kandidat lain” bukanlah sebuah hal yang menyenangkan. Apalagi, jika Anda merasa yakin pada diri sendiri dan tidak mengerti apa alasannya mengapa Anda selalu gagal mendapat pekerjaan. Berikut adalah hal-hal yang mungkin terjadi selama wawancara yang membuat HRD menjadi ilfeel dengan Anda.

Ini Mungkin Alasan Mengapa Anda Selalu Gagal Mendapat Pekerjaan

Anda Terlalu Banyak Bicara Tentang Diri Sendiri

wawancara kerja penting
Sumber: monster

Poin pertama ini mungkin agak sulit dipahami. Bukannya proses wawancara memang bertujuan untuk membicarakan tentang diri Anda sendiri? Meski demikian, ini masih membutuhkan strategi, daripada sekadar bicara ke mana-mana begitu saja. Jadi, apa sebenarnya yang dimaksud dengan strategi? Hal yang paling penting untuk diingat adalah ketika sedang melangsungkan wawancara kerja, Anda harusnya membicarakan mengenai apa yang Anda bawa ke perusahaan tersebut. Nilai apa yang Anda tambahkan? Keahlian apa saja yang Anda tawarkan? Pengalaman apa yang Anda miliki? Apa yang bisa Anda capai dengan hal-hal ini?

Ini baru jenis obrolan tentang diri sendiri yang bisa memberikan Anda perhatian yang Anda inginkan. Namun, jika Anda lebih memilih menggunakan kesempatan itu untuk membicarakan mengapa Anda ingin pekerjaan tersebut, mengapa pekerjaan itu akan baik bagi Anda, dan apa yang bisa Anda dapatkan dari sana, maka jangan heran jika Anda selalu gagal mendapat pekerjaan. Ingatlah bahwa tak ada perusahaan yang tidak egois.

Baca Juga: Segera Perbaiki! Ini 5 Alasan Kecil yang Membuat Anda Gagal Wawancara

Bahasa Tubuh Anda Salah

bahasa tubuh

Petunjuk-petunjuk non-verbal kadang bisa mengatakan lebih banyak daripada kata-kata yang keluar dari mulut Anda dan bahkan ini bisa jadi alasan Anda selalu gagal mendapat pekerjaan. Karena itu, Anda harus benar-benar berhati-hati dengan bahasa tubuh Anda ketika Anda sedang menghadiri wawancara kerja.

Bahasa tubuh yang buruk bisa meliputi banyak hal, mulai dari cara berjabat tangan yang lemah, susah diam, hingga menggigit bibir dan gagal membuat kontak mata. Semua gestur ini akan membuat pewawancara jadi tidak terkesan kepada Anda, yang menjadi sumber alasan mengapa Anda selalu gagal mendapat pekerjaan.

Jadi, selalu sadarlah dengan gerakan-gerakan Anda. Berlatihlah di depan cermin jika perlu. Lakukan apa yang Anda butuhkan untuk memastikan bahwa lingkungan Anda merefleksikan bagaimana menakjubkannya diri Anda sebagai kandidat.

Anda Tidak Sopan

kesalahan pewawancara
sumber: pinterest

Meskipun ini terdengar seperti sebuah tradisi pencarian kerja yang kuno, Anda mungkin kaget seberapa penting ternyata sopan santun dan rasa berterima kasih bagi kelancaran pencarian kerja Anda. Setelah Anda menyelesaikan sebuah wawancara kerja, pastikan untuk mengirimkan sebuah ucapan terima kasih kepada HRD atau siapa pun yang berpartisipasi dalam wawancara Anda. Ini menunjukkan kesopanan, profesionalisme, dan rasa berterima kasih yang memastikan agar Anda jadi mudah diingat, dan dengan cara yang baik.

Bahkan, meskipun Anda gagal mendapat pekerjaan, selalu balaslah email penolakan dengan rasa penghormatan dan terima kasih untuk kesempatan yang diberikan. Ingatlah bahwa dunia ini sempit, jadi setiap interaksi Anda bisa berdampak pada reputasi profesional Anda. Jangan sampai Anda selalu gagal mendapat pekerjaan karena reputasi yang sudah terkenal buruk.

Be the first to comment

Beri komentar Anda tentang artikel ini