Self Awareness: Cara Mudah Mendatangkan Kebahagiaan di Tempat Kerja

Jika bahagia dalam bekerja, kamu tentu akan menyelesaikan pekerjaan dengan lebih baik. Sedangkan jika kamu mendapatkan kepuasan dalam bekerja, kamu akan sulit memutuskan untuk pindah kerja ke perusahaan lain. Kepuasan dan kebahagiaan kerja bisa kamu dapatkan lewat self awareness.

Self awareness merupakan pemahaman seseorang terhadap karakter dan emosi pribadinya. Self awareness juga berarti memahami bagaimana dirinya berinteraksi dengan orang lain.

Beberapa penelitian menyimpulkan, kalau karyawan sudah memahami dirinya, maka ia akan mudah mendapatkan kepuasan dan kebahagiaan di tempat kerjanya. Sehingga ia tidak mudah untuk memutuskan pindah ke perusahaan lain. Dampak positif tersebut didapatkan lewat berbagai manfaat yang didapatkan dari penerapan self-awareness. Berikut ini di antaranya,

Manfaat Menerapkan Self Awareness

Salah satu manfaat yang bisa didapatkan dengan memahami karakter dan emosi pribadi, yaitu kamu bisa mengatasi stres dengan lebih baik. Selain itu kamu mengetahui efek yang ditimbulkan oleh emosimu terhadap orang lain. Semisal, kalau kamu menyadari sedang mengalami stres, maka kamu akan berusaha tidak menunjukkannya agar kinerja rekan kerja tidak terpengaruh.

Jika kamu memahami karakter dan emosi pribadi, kamu juga lebih mudah menerima feedback. Terutama feedback yang negatif. Lebih dari itu, kamu bisa mengembangkan diri lewat feedback negatif yang diberikan.

Manfaat lain dengan mengetahui keadaan dan kemampuan diri, yaitu kamu menjadi lebih percaya diri dalam mengerjakan pekerjaan. Sehingga kamu bisa memberikan perhatian sepenuhnya pada pekerjaan. Selain itu, kamu bisa mengatur waktu dengan lebih baik. Dengan begitu, kamu bisa bekerja dengan lebih produktif tanpa khawatir akan stres.

Baca Juga: Mindfulness: Menjadi Mindful di Kantor Agar Bebas dari Stres

Cara Mengembangkan Self Awareness

Agar bisa memiliki dan mengembangkan self awareness, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan. Salah satunya, yaitu meninjau kembali cerita atau kisah hidupmu. Kamu harus tahu peristiwa, momen dan siapa saja yang berpengaruh dalam membentuk kepribadianmu. Kamu juga jadi tahu apa saja penyebab kegagalan dan keberhasilan yang kamu dapatkan di sepanjang kehidupanmu.

Cara lainnya, yaitu dengan merefleksikan dan mengevaluasi diri secara terus-menerus. Hal ini bisa kamu lakukan dengan berbagai cara. Semisal, beribadah, meditasi, merenung atau menulis buku harian. Dengan merefleksikan diri, kamu tahu apa saja yang membuat dirimu takut, sedih dan bahagia.

Kamu juga bisa mengembangkan self awareness dengan mencari feedback yang jujur. Lewat feedback tersebut kamu bisa memperbaiki kekurangan dan mengembangkan kelebihan yang dimiliki. Namun untuk itu, kamu terlebih dahulu harus bersedia menerima feedback dengan terbuka.

Dengan memiliki self awareness yang baik kamu jadi lebih mampu mengontrol dirimu. Dengan cara memusatkan perhatian, energi dan waktu untuk hal-hal yang menjadi orientasi atau fokus pekerjaanmu. Sehingga, kamu menjadi lebih terlibat dalam pekerjaan. Selain itu, kamu juga menjadi lebih nyaman dalam bekerja. Kedua hal tersebut mendatangkan kepuasan dan kebahagiaan dalam bekerja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here