Sharing Economy Bisa Menjadi Solusi Finansial di Tengah Pandemi Covid-19

Pandemi virus corona atau Covid-19 membawa dampak besar bagi perekonomian dunia, termasuk Indonesia. Banyak sektor bisnis yang lumpuh sesaat hingga menyebabkan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal. Itulah sebabnya, sharing economy menjadi salah satu solusi finansial yang mampu mendukung kondisi finansial masyarakat kelas ekonomi menengah ke bawah di tengah pandemi ini.

Konsep sharing economy sebenarnya tak sulit untuk dipahami dan diterapkan oleh masyarakat modern. Yuk, kenali dulu konsepnya agar dapat memanfaatkan hal tersebut untuk mendukung kondisi finansial kamu.

Definisi Sharing Economy

Sharing economy dapat didefinisikan sebagai konsep bisnis yang memberikan akses terhadap sumber daya milik perorangan atau perusahaan kecil agar sumber daya tersebut bisa dimanfaatkan oleh orang lain yang membutuhkan.

Secara sederhana, konsep sharing digunakan untuk meminimalkan risiko tindakan monopoli perusahaan-perusahaan besar. Sehingga masyarakat yang memiliki sumber daya serupa bisa berperan dalam bisnis dan memperoleh pendapatan.

Baca Juga: Generasi Milenial Wajib Memahami Cara Menghadapi Resesi Ekonomi

Contoh Bisnis yang Menerapkan Sharing Economy

Beberapa konsep bisnis familiar di Indonesia yang menerapkan prinsip sharing economy antara lain:

  • Prinsip ride sharing yang diterapkan Grab dan Gojek. Grab dan Gojek bekerja sama dengan para pemilik sepeda motor yang dapat memberikan layanan antar jemput bagi penumpang. Aktivitas ini jelas dapat memberdayakan para pemilik sepeda motor agar memiliki pekerjaan dan penghasilan setiap hari.
  • Konsep serupa juga diterapkan pada sistem delivery makanan via aplikasi ojek online. Kini, bukan hanya restoran atau bisnis kuliner besar yang punya layanan delivery. Bisnis makanan rumahan juga dapat meraup keuntungan dengan memperkenalkan produknya via aplikasi ojek online. Jangkauan pelanggannya pun terbilang luas dan omzetnya tak kalah dibandingkan bisnis kuliner besar.
  • Jaringan operator hotel yang bekerja sama dengan sejumlah hotel budget, vila, dan homestay untuk menyediakan kamar penginapan yang harganya terjangkau. Para pemilik hunian dengan kondisi memadai sesuai standar dapat bekerja sama menjadi mitra operator tersebut dan memperoleh keuntungan dari setiap tamu yang menginap.

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menerapkan Prinsip Sharing

Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan agar penerapan sharing economy berlangsung lancar, yaitu,

  • Para penyedia layanan sharing harus memastikan bahwa mitranya sudah memenuhi kualitas sesuai standar. Misalnya, pengemudi ojek online harus mengendarai motor dengan tahun keluaran baru dan memahami aturan lalu lintas.
  • Penetapan tarif atau harga yang terjangkau akan membuat masyarakat tertarik untuk mencoba layanan sharing yang ditawarkan.
  • Pemerintah juga memiliki peran penting dalam mengatur regulasi agar proses sharing tersebut tidak mengakibatkan benturan dengan perusahaan-perusahaan besar.

Keberadaan bisnis dengan konsep sharing economy di tanah air niscaya dapat mendukung sektor perekonomian untuk bertahan di tengah masa-masa sulit. Apalagi saat ini bisnis-bisnis yang bergerak di bidang tersebut juga mengupayakan aksi Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai bentuk kepedulian terhadap gangguan sosial yang tengah terjadi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here