Pekerjaan Utama Terbengkalai akibat Side Job, Bagaimana Solusinya?

Menekuni side job (pekerjaan sampingan) adalah solusi terbaik untuk mengatasi keterbatasan pendapatan. Namun, jangan sampai pekerjaan utama terbengkalai akibat urusan pekerjaan sampingan yang ekstra sibuk. Kamu tak mau kan performa kerja jadi menurun hanya karena distraksi yang berasal dari pekerjaan sampingan?

Mulai sekarang, mari menghindari risiko pekerjaan utama terbengkalai dengan melakukan beberapa hal ini:

Mengurangi Intensitas Penggunaan Media Sosial

Tak dapat dipungkiri kalau penggunaan media sosial secara berlebihan bisa membuat pekerjaan utama terbengkalai. Padahal, kamu bisa memanfaatkan waktu semaksimal mungkin untuk merampungkan pekerjaan di kantor.

Jadi, cobalah membatasi penggunaan media sosial pada jam kerja. Jangan sampai keasyikan scrolling timeline media sosial bikin kamu mengabaikan tumpukan pekerjaan.

Berusaha Menuntaskan Pekerjaan di Kantor

Pekerjaan utama terbengkalai jika kamu membawanya pulang ke rumah dan tetap tidak sempat menyelesaikannya. Oleh sebab itu, kamu harus berusaha menuntaskan pekerjaan utama di kantor pada jam kerja.

Ketika pulang ke rumah, kamu bisa fokus mengerjakan pekerjaan sampingan atau beristirahat bila memiliki banyak waktu senggang. Kebiasaan menyelesaikan pekerjaan utama di kantor akan membentuk dirimu menjadi pribadi yang disiplin.

Baca Juga: Stres Kehilangan Pekerjaan Bikin Kamu Down? Waktunya Bangkit!

Mengidentifikasi Masa-Masa Sibuk dalam Pekerjaan Utama

Tidak semua pekerjaan utama pasti membuat kamu sibuk sepanjang tahun. Misalnya, pekerjaan di bidang audit keuangan cenderung sibuk di akhir tahun saat perusahaan tutup buku. Sedangkan pekerjaan di bidang advertising agency justru lebih senggang di akhir tahun karena biasanya klien-klien menyudahi pekerjaan sebelum memperpanjang kontrak.

Jika kamu mampu mengidentifikasi masa-masa sibuk di tempat kerja, kamu pun bisa memperkirakan waktu terbaik untuk mengambil lebih banyak pekerjaan sampingan. Risiko pekerjaan utama terbengkalai pun bisa dihindari sehingga tidak berimbas pada produktivitas kerja.

Hanya Menekuni Pekerjaan Sampingan Secara Remote

Sebaiknya kamu menekuni pekerjaan sampingan secara remote demi meminimalkan risiko pekerjaan utama terbengkalai. Pekerjaan remote tak perlu membuat kamu repot bertemu klien hanya untuk mendiskusikan ide pekerjaan, riset, atau melakukan revisi.

Kini, banyak sekali bidang pekerjaan sampingan yang bisa dijalankan secara remote, contohnya pekerjaan di bidang desain, penulisan, penerjemahan, desain website, dan input data.

Jangan Segan Berbagi Tugas

Kalau kamu sudah menempati posisi atasan di tempat kerja, kamu tak perlu segan berbagi tugas dengan para bawahan. Delegasi tugas akan mengurangi risiko pekerjaan utama terbengkalai.

Di sisi lain, cara ini juga efektif untuk melatih para bawahan agar siap menghadapi regenerasi di perusahaan. Namun, jangan sampai kamu lalai melakukan pemantauan terhadap hasil kerja para bawahan, ya.

Intinya, jangan mudah menyerah menghadapi kondisi pekerjaan utama terbengkalai akibat pekerjaan sampingan. Lakukan upaya terbaik agar pekerjaan utama dan pekerjaan sampingan bisa diselesaikan secara seimbang dan efektif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here