Hati-Hati! Spotlight Effect Bisa Mengganggu Fokus dan Produktivitas Kerja

Pada dasarnya, semua orang suka diperhatikan oleh orang lain. Kecenderungan tersebut sering kali menjadi berlebihan dan membuat kamu merasa menjadi pusat perhatian. Fenomena psikologi tersebut dikenal dengan istilah spotlight effect.

Biasanya spotlight effect terjadi secara umum, misalnya saat kamu berada di restoran dan bajumu terkena tumpahan minuman lalu kamu merasa semua orang memperhatikan dirimu. Namun, sebenarnya fenomena unik tersebut juga sering terjadi di dunia kerja tanpa disadari.

Apa yang Dimaksud dengan Spotlight Effect?

Istilah spotlight effect mulai muncul sejak tahun 2000 dalam ilmu psikologi. Kemunculan istilah unik itu berawal dari hasil studi Thomas Gilovich, Victoria Husted Medvec, dan Kenneth Savitsky yang bertajuk The spotlight effect in social judgement: An egocentric bias in estimates of the salience of one’s own actions and appearance.

Penelitian tersebut menyatakan bahwa seseorang biasanya melebih-lebihkan perhatian orang lain terhadap penampilan dan tindakan mereka. Padahal sebenarnya orang lain belum tentu benar-benar memperhatikan karena mereka juga punya dunia sendiri.

Baca Juga: Hati-Hati! Impostor Syndrome Bisa Mengganggu Produktivitas dan Percaya Diri

Merasa Menjadi Pusat Perhatian di Lingkungan Kerja

Tak dapat dipungkiri bahwa spotlight effect juga kerap dialami seseorang ketika beraktivitas di lingkungan kerja. Beberapa kecenderungan yang sering terjadi adalah sebagai berikut:

  • Merasa diperhatikan oleh orang-orang di lingkungan kerja karena baru saja melakukan kebiasaan kecil. Meskipun sebenarnya belum tentu rekan-rekan kerja dan atasan memperhatikan kesalahan yang kamu buat.
  • Karyawan yang baru mulai masuk kerja di hari pertama merasa menjadi pusat perhatian. Padahal, karyawan lainnya juga punya kesibukan sendiri sehingga belum tentu benar-benar memperhatikan.
  • Perasaan diberi perhatian khusus oleh atasan karena tidak pernah melakukan kesalahan saat bekerja.
  • Menganggap bahwa rekan kerja lawan jenis memberikan perhatian khusus menjurus ke arah asmara karena sikapnya sangat baik, sopan, dan menyenangkan.

Jangan Sampai Spotlight Effect Membuat Kamu Percaya Diri Berlebihan

Kamu dapat menghentikan kecenderungan spotlight effect dengan melakukan beberapa hal ini:

  • Fokus kepada semua pekerjaan yang harus diselesaikan. Jika kamu berkonsentrasi penuh selama bekerja, kemungkinan besar kamu tak sempat mengurus tentang perhatian orang lain terhadap dirimu.
  • Bergegaslah memperbaiki kesalahan yang kamu lakukan selama bekerja sehingga konsentrasi kerjamu kembali sepenuhnya untuk pekerjaan berikutnya.
  • Bergaul dengan rekan-rekan kerja yang bisa membawa pengaruh positif bagi dirimu. Rekan-rekan kerja yang profesional akan memacu kamu untuk bersikap profesional setiap saat.

Jangan sampai kecenderungan spotlight effect membuat kamu dianggap aneh dan menyebalkan. Alihkan fokus kamu kepada hal-hal penting yang membantu untuk lebih produktif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here