23 Startup Indonesia Akan Diperkenalkan di Hannover Messe 2021

Indonesia akan memperkenalkan 23 startup di pameran teknologi dan industri terakbar di dunia, Hannover Messe 2021. Pameran ini akan digelar pada 12-16 April 2012. Ajang ini akan menjadi peluang emas bagi para pelaku usaha anak bangsa untuk memperluas bisnisnya dengan menjaring investor berskala global.

Hannover Messe 2021 merupakan pameran bergengsi yang telah berusia 71 tahun. Indonesia mendapat penghargaan sebagai official partner country dan negara Asean pertama yang berpartisipasi. Setelah 16 April, pameran ini akan berlanjut dan berlangsung selama satu tahun hingga 2022 secara digital.

Diharapkan melalui Hannover Messe, Indonesia bisa unjuk gigi sebagai salah satu kekuatan baru ekonomi dunia. Ajang ini juga dibidik untuk memulihkan pasar pariwisata yang terdampak oleh pandemi COVID-19.

“Partisipasi Indonesia sebagai official partner country akan membuka peluang untuk melakukan national branding atas posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan baru ekonomi dunia dan pemain manufaktur global,” ujar Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kementerian Perindustrian, Eko S.A Cahyanto.

Baca Juga: Beda Startup vs UMKM, dan Faktor Penting untuk Investasi pada Startup

Dalam Pra-Seminar Indonesia Partner Country Hannover Messe 2021 di Jakarta, Eko juga menjelaskan dalam dua tahun terakhir Hannover Messe diikuti oleh 65 ribu peserta dan dikunjungi 225 ribu orang. Peserta yang hadir termasuk para investor dengan level pendanaan Seri C. 

Rangkaian pra-seminar ini menjadi persiapan Indonesia menuju Hannover Messe 2021, sekaligus memberikan informasi kepada masyarakat. Kementerian Perindustrian telah mengkurasi 156 peserta yang akan tampil di Hannover Messe 2021. Dari 156 peserta, 23 di antaranya adalah startup. Peserta lainnya adalah 12 perusahaan BUMN, 66 perusahaan swasta, 2 asosiasi, 4 kementrian dan lembaga, serta 8 dari kawasan industri. 

“Pra-seminar akan menghadirkan para narasumber dari industri dalam negeri yang telah dan sedang melakukan transformasi industri 4.0. Mereka akan menampilkan berbagai capaian dalam perjalanan mengimplementasikan industri 4.0,” jelas Eko.

Ia juga mengharapkan rangkaian pra-seminar ini sebagai wadah untuk berbagi informasi terkait implementasi industri 4.0 sehingga mendorong pelaku industri untuk mengadopsinya. 

Sementara itu, Hannover Messe 2021 akan dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan Kanselir Jerman Angela Merkel. Diharapkan Indonesia bisa menjadi official partner acara serupa pada tahun 2023, baik yang diselenggarakan secara fisik maupun hybrid.  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here