Diundang Interview Setelah Dipecat? Perhatikan Beberapa Hal Ini

Diundang untuk interview atau wawancara kerja setelah dipecat tentunya menjadi kesempatan yang berharga. Oleh karenanya, kandidat karyawan harus memanfaatkan kesempatan itu sebaik-baiknya.

Namun, tidak semua kandidat yang pernah dipecat bisa sukses menjalani interview kerja. Penyebabnya, rasa trauma yang membuat kandidat tidak bisa menjawab pertanyaan dengan baik. Sebab lainnya, kandidat gagal menunjukkan kelebihan atau kemampuan terbaik yang dimilikinya.

Kalau kamu pernah dipecat dan diundang interview kerja, berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan agar bisa sukses melewatinya.

Menenangkan Diri

Jangan pernah datang ke interview kerja kalau kamu tidak tenang dan merasa nyaman. Apalagi setelah sebelumnya pernah dipecat. Tidak tenang juga bisa berarti kamu terlalu bersemangat untuk kembali bekerja. Jika tidak tenang, kamu akan kesulitan menjawab pertanyaan rekruter atau menjelaskan kemampuan yang dimiliki.

Cobalah untuk rileks, namun tetap fokus agar kamu bisa melewati tahapan interview dengan baik. Ada baiknya pula kamu berlatih menjawab pertanyaan rekruter dan mengecek kembali daftar referensi yang dimiliki.

Baca Juga: Anti Grogi, 7 Trik agar Bisa Rileks Saat Wawancara Kerja

Menjawab Pertanyaan: “Mengapa Anda Dipecat?”

Setelah melihat CV mu, rekruter kemungkinan besar akan menanyakan alasan mengapa kamu dipecat dari perusahaan sebelumnya. Untuk pertanyaan tersebut, jawablah dengan jujur dan terbuka. Jika ada pertanyaan tambahan dari rekruter, sebaiknya kamu juga memberikan jawabannya.

Kalau perusahaan memecat karena kesalahan yang kamu lakukan, sampaikan pada rekruter bahwa kamu sudah menyesali perbuatanmu. Sampaikan pula bahwa kamu sudah belajar dari kesalahan dan meminta maaf pada perusahaan sebelumnya.

Kamu juga harus meyakinkan rekruter bahwa kesalahan yang sama tidak akan terulang lagi. Selain itu yang harus diingat, cobalah untuk tidak menjelek-jelekkan perusahaan sebelumnya, meskipun perusahaan itu sudah memecat dirimu.

Hindari Berbohong pada Rekruter

Seringkali kandidat karyawan yang pernah dipecat ingin menutupi kekurangannya dengan berbohong. Tujuannya tentu agar bisa lolos interview kerja. Yang harus diingat, rekruter umumnya tahu kalau kandidat berbohong.

Jika perlu, ia juga bisa mencek perusahaan sebelumnya. Berbohong justru bisa memperkecil peluang untuk diterima. Padahal, perusahaan mungkin membutuhkan kemampuan yang kamu miliki.

Paparkan Keunggulanmu Saat Interview Setelah Dipecat

Meskipun kamu pernah dipecat oleh perusahaan sebelumnya, kamu tidak perlu berkecil hati. Cobalah menceritakan kelebihan dan kemampuan yang kamu miliki pada rekruter. Yakinkan rekruter bahwa dengan kemampuan yang dimiliki kamu bisa mengisi posisi yang dilamar dengan baik.

Ada banyak orang yang bisa menerima kegagalan orang lain. Salah satunya bisa jadi rekruter. Oleh karenanya, manfaatkan kesempatan interview setelah dipecat sebaik mungkin. Agar kamu bisa kembali bisa bekerja dan mencapai tujuan kariermu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here