Jangan Boros, Begini Cara Mengatur Uang THR dengan Efisien

Hari Lebaran sudah ada di hadapan mata. Bagi orang kantoran, ada satu kebiasaan yang paling ditunggu-tunggu. Apalagi kalau bukan mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) dari kantor. Bonus THR bisa Anda gunakan untuk berbagai keperluan. Tentu saja, tiap perusahaan memiliki kebijakan masing-masing saat mengeluarkan THR bagi karyawannya. Agar tidak habis tanpa bekas, ada baiknya Anda cermat dalam mengatur uang THR agar bisa efisien. Berikut tips mengatur uang THR yang dapat Anda terapkan.

Gunakan untuk Hari Raya

Dari namanya sudah jelas bila THR ini adalah “bonus” yang diberikan oleh perusahaan untuk karyawan agar bisa digunakan untuk persiapan hari raya. Nah, menjelang Lebaran pasti ada banyak kebutuhan yang harus dipenuhi. Mulai dari mudik lebaran, menyiapkan “uang amplop” untuk keponakan, baju baru, hingga untuk makanan kecil. Namun, dalam mengatur uang THR, Anda harus jeli agar tidak menghabiskan semua. Jadi, bijaklah dalam memakai uang THR untuk keperluan Lebaran.

Pisahkan Uang THR untuk Ditabung

Kebutuhan untuk Lebaran memang banyak. Namun, bukan berarti Anda harus menghabiskan semuanya. Mengatur uang THR secara efisien dapat dilakukan dengan menyisihkan sebagian untuk ditabung agar jumlah di rekening tabungan meningkat. Ini hanya bisa dilakukan jika Anda langsung memisahkan sejumlah uang THR saat baru menerimanya, paling tidak sekitar 10 persen dari uang THR yang Anda terima. Sehingga Anda masih memiliki uang setelah hari raya berakhir, dan bukannya memble karena uang sudah habis.

Baca Juga: 5 Langkah Memakai Uang THR Supaya Gak Auto Ludes

Gunakan Uang untuk Bayar Utang

Apakah Anda masih memiliki utang yang belum lunas? Baik itu utang pada teman, cicilan mobil, motor, atau lainnya? Jika iya, ada baiknya Anda menggunakan sebagian uang THR untuk melunasi utang. Momen Lebaran adalah waktu bagi Anda mendapatkan uang ekstra berupa THR dan ini bisa membantu Anda mengurangi jumlah utang yang Anda miliki. Bukankah jika utang cepat lunas bisa membuat Anda lega dan tidur nyenyak?

Dimasukan dalam Rekening Dana Darurat

Saat mengatur uang THR, Anda juga perlu mempertimbangkan untuk dimasukan dalam dana darurat. Ini tidak lain ditujukan untuk mengatasi hal-hal tak diinginkan yang menuntut Anda harus mengeluarkan uang, misalnya, untuk memperbaiki mobil yang rusak, biaya rumah sakit, membeli tiket pesawat karena harus pulang mendadak, atau lainnya. Untuk tujuan ini, Anda bisa menggunakan 15 persen dari uang THR yang Anda terima untuk dimasukan ke dalam rekening dana darurat.

Jangan Lupa Investasi

Uang ekstra dalam bentuk tunjangan THR seharusnya tidak dihabiskan begitu saja untuk tujuan konsumsi. Uang ini semestinya juga dialokasikan untuk tujuan investasi karena bisa menjadi andalan ketika Anda menua. Ada banyak variasi investasi yang dapat Anda pilih. Anda pun dituntut untuk bijaksana dalam memilih jenis investasi yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Untuk tujuan ini, paling tidak Anda perlu mengalokasikan sekitar 10 persen dari uang THR yang Anda terima.

Jangan Lupa Berbagi

Ada ungkapan yang cukup populer di tengah masyarakat bahwa lebaran adalah waktu untuk berbagi dengan orang lain yang membutuhkan. Ini bisa dalam bentuk zakat atau sedekah. Anda pun bisa melakukannya dengan menggunakan uang THR yang Anda terima menjelang Lebaran. Dengan mengatur uang THR seperti ini, Anda tidak akan menyesal berbagi dengan orang lain karena berapapun uang yang Anda berikan, bagi orang yang membutuhkan, itu sudah dipandang cukup dan membuat senang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here