5 Strategi Storytelling Agar Bisnis Anda Dekat di Hati Konsumen

Menjalin hubungan erat dengan konsumen menjadi semakin penting artinya dibandingkan sekadar menjual barang kepada mereka. Hal ini juga berlaku bagi Anda, para pemilik bisnis retail modern.

Salah satu cara untuk menambah kedekatan antara Anda dan konsumen adalah melalui storytelling atau menuturkan cerita. Lewat story, Anda bisa menyampaikan banyak informasi atau update terkini mengenai apa saja. Jika ingin menerapkan storytelling di bisnis yang Anda miliki, berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Manfaat Storytelling di Tengah Sengitnya Persaingan Bisnis Retail Modern

Konsumen yang sudah dekat dengan bisnis Anda biasanya tidak mudah berpaling ke produk atau bisnis lain. Meskipun produk tersebut menawarkan harga yang lebih murah atau bonus yang lebih banyak dibandingkan produk yang Anda miliki.

Hal ini terjadi karena konsumen sudah merasa memiliki produk atau bahkan bisnis Anda. Artinya, Anda akan mudah memenangkan persaingan.

Sajikan Storytelling dengan Cara yang Kreatif

Story yang ingin Anda sampaikan ke konsumen, bisa mengenai apa saja. Mengenai kisah Anda membangun perusahaan, asal-usul bahan baku yang digunakan untuk menghasilkan produk, hingga ke latar belakang pekerja atau karyawan yang bekerja untuk Anda.

Namun, pastikan story yang disampaikan punya arti yang mendalam, menarik, serta mampu menciptakan koneksi antara konsumen dan produk atau brand Anda.

Manusiakanlah Brand Anda

Brand adalah sebuah nama yang mewakili produk Anda. Seperti juga manusia, apalah artinya nama tanpa jiwa. Upayakan storytelling yang Anda lakukan bisa mengubah brand Anda menjadi lebih “manusiawi” sehingga brand Anda memiliki jiwa dan rasa yang mampu selalu berhubungan dengan konsumen.

Baca Juga: LazMall: Kolaborasi Apik Lazada dengan Brand-Brand Populer Indonesia

Gunakan Storytelling untuk Mencuri Perhatian Konsumen

Konsumen tidak akan mendatangi Anda jika Anda tidak mencuri perhatian mereka. Storytelling juga bisa dilakukan untuk mencuri perhatian konsumen. Namun, sesuaikan isi story dan media yang digunakan. Dalam hal ini, salah satu media yang bisa digunakan adalah window display.

Gunakan Media Sosial untuk Menuturkan Story Anda

Media sosial juga bisa menjadi platform untuk Anda bisa melakukan storytelling. Anda bisa menggunakan narasi atau sequence ads di Facebook, story di Instagram atau tweetstorm di Twitter.

Salah satu keuntungan dari penggunaan media sosial adalah jangkauannya lebih luas. Selain itu, informasi yang ingin disampaikan juga lebih cepat diakses.

Storytelling membuat konsumen merasakan sesuatu. Konsumen juga menangkap dan menyimpan informasi dengan lebih baik lewat story. Oleh karena itu, storytelling penting untuk diterapkan kalau Anda ingin bersaing di bisnis retail di era modern.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here