Menawarkan Produk Baru Boleh-Boleh Saja, Tapi Perhatikan Ini

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan jika pemilik bisnis ingin mengembangkan usahanya. Di antaranya, mengelola arus kas dengan lebih baik, menambah modal/jumlah produk, dan menambah lokasi/cabang baru. Selain itu untuk mengembangkan bisnis, pemilik bisnis juga bisa memperkenalkan produk baru kepada para konsumennya.

Memperkenalkan produk yang benar-benar baru bisa dilakukan di pasar yang sama maupun yang berbeda. Semisal, pengusaha UKM yang berjualan seafood memperkenalkan produk barunya berupa menu sop ikan. Namun, sebagai langkah pengembangan bisnisnya, pengusaha yang sama juga bisa berjualan menu baru untuk pasar/lokasi yang berbeda. Semisal, berjualan gado-gado atau ayam geprek.

Lebih dari itu, sang pengusaha bisa menawarkan produk baru untuk jenis bisnis yang sama sekali berbeda. Semisal, menawarkan jasa pencucian mobil.

Alasan Menawarkan Produk Baru

Pebisnis umumnya menawarkan produk baru dengan tujuan menambah jumlah pemasukan. Namun, ada juga beberapa alasan lain yang membuat pebisnis melakukannya. Di antaranya,

Menciptakan Kesan Positif di Mata Konsumen

Dengan menawarkan produk baru, image bisnis yang dimiliki diharapkan akan semakin baik di mata konsumen.

Mengantisipasi Pembelian Musiman

Di waktu-waktu/musim tertentu jumlah pembeli bisa berkurang. Dengan menawarkan produk baru, diharapkan pemasukan tidak berkurang.

Mengantisipasi Langkah Kompetitor

Produk baru diharapkan bisa mengalahkan kompetitor dalam menggaet konsumen (market share).

Bagian dari Rencana Pengembangan Bisnis

Keberadaan produk baru merupakan bagian dari rencana bisnis yang sudah dibuat sebelumnya. Selain itu produk baru juga bisa ditawarkan untuk melihat peluang yang bisa didapatkan bagi pertumbuhan bisnis.

Tantangan Baru

Pebisnis juga kerap menawarkan produk baru untuk mendapatkan tantangan bisnis yang baru.

Baca Juga: Product Line Extension: Diversifikasi Produk untuk Menggandakan Keuntungan

Jangan Lupakan Ini Jika Ingin Menjual Produk yang Baru

Apapun alasannya, menjual produk yang baru juga mendatangkan resiko tersendiri. Salah satunya, produk tidak digemari konsumen. Sehingga, alih-alih mendapatkan keuntungan, pebisnis justru mendapatkan kerugian.

Oleh karenanya, sebelum menjual produk baru, sebagai pebisnis sebaiknya kamu memperhatikan beberapa hal ini.

Mengetahui Peluang, Pangsa Pasar dan Seluk Beluk Produk

Sebelum menawarkan produk baru, ada baiknya kamu mengetahui peluang, segmen pasar dan segala hal yang berkaitan dengan produk. Beberapa hal tersebut bisa membantumu untuk menciptakan produk yang memberikan manfaat dan laku pasaran. Untuk itu, kamu bisa melakukan riset.

Produk Harus Memberikan Value

Selain memberikan manfaat, pastikan produkmu memberikan value atau nilai tambah bagi konsumen. Semisal, kemudahan mendapatkan produk, pelayanan terbaik saat melakukan pembelian, pengalaman berbelanja, dan lain-lain.

Menempatkan Sumber Daya yang Tepat

Seringkali untuk menghemat pengeluaran, pebisnis menggunakan staff atau karyawan yang tidak memiliki kemampuan dalam membuat atau menawarkan produk baru. Hal ini harus dihindari. Sehingga produk baru yang kamu perkenalkan mudah diterima konsumen.

Tidak Memaksakan Diri

Jika tidak memiliki waktu, pengetahuan dan sumber daya yang cukup, sebaiknya kamu mempertimbangkan kembali keinginan untuk menawarkan produk baru. Karena, hal itu akan membuat kinerja produk barumu tidak maksimal.

Merilis produk baru bisa mendatangkan manfaat bagi bisnismu. Tapi, jika salah dalam menerapkannya, kamu bisa mendapatkan kerugian. Dengan memperhatikan beberapa hal di atas, kamu bisa meminimalkan resiko yang bisa terjadi akibat menjual produk baru pada konsumen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here