Sudahkah Anda Mempersiapkan Dana Darurat?

mempersiapkan dana darurat
Sumber : ANDREWJHWHITE

Tak seorang pun mampu memprediksi apa yang akan terjadi di hari depan. Dengan kata lain, segala yang akan terjadi di hari mendatang jelaslah berada di luar kendali kita. Terkadang dunia berpihak kepada kita, namun tak jarang pula kenyataan yang datang tidak sesuai dengan angan dan harapan. Namun, sebagai manusia biasa Anda pun bisa mengantisipasi segala kemungkinan buruk yang mungkin datang dengan berbagai cara. Salah satunya dengan mempersiapkan dana darurat.

Dana darurat yang Anda persiapkan lebih baik berbentuk non-tunai, untuk menghindari kehilangan, pencurian, dan risiko lainnya mengingat dana disimpan untuk keperluan yang tidak tahu waktunya. Ada 3 jenis pilihan instrumen keuangan yang bisa Anda jadikan dana darurat. Yuk simak!

Tak ada yang tahu apa yang akan terjadi esok, sedialah payung sebelum hujan. Anda bisa mempersiapkan dana darurat Anda sejak dini, inilah 3 pilihannya!

Mudah Dicairkan, Pilih Tabungan

Menempatkan dana darurat dalam tabungan menjadi pilihan yang paling umum di tengah masyarakat. Walaupun bunga pada jenis instrumen ini tergolong tidak besar, yaitu di bawah 2% setahun, tabungan masih saja menjadi pilihan nomor satu, karena keunggulan yang ditawarkan, yakni pencairan dananya sangatlah mudah. Jika membutuhkan dana secara darurat, Anda bisa menarik dana sewaktu-waktu atau melangkah ke ATM, juga bisa secara online. Akan tetapi, kemudahan ini bak pedang bermata dua, di balik kemudahan pencairannya, tentu saja Anda akan lebih mudah tergoda untuk mencairkan dana untuk kepentingan yang non darurat ataupun kebablasan karena keinginan belaka.

Return yang Stabil, Pilih Deposito

tabungan deposito
sumber: bprarthagalunggung

Selangkah lebih maju dari tabungan konvensional, Anda bisa memilih deposito sebagai media menempatkan dana darurat Anda. Dibandingkan tabungan konvensional, deposito dinilai lebih menguntungkan karena bunga dan hasilnya lebih besar. Selain itu, return pada deposito cenderung stabil, dengan instrumen jenis ini Anda tidak hanya ‘menabung’ dana darurat, tetapi juga berinvestasi sekaligus. Jika hendak menempatkan dana darurat pada deposito, sebaiknya pilihlah deposito yang memiliki jangka waktu yang pendek, yakni 1-3 bulan mengingat keadaan darurat yang tak dapat diprediksi datangnya.

Minim Risiko, Pilih Reksa Dana Pasar Uang

Sumber : futuready

Selain deposito, Anda juga bisa memilih reksa dana pasar uang untuk menempatkan dana darurat sekaligus berinvestasi. Reksa dana pasar uang dinilai sebagai media yang baik untuk investasi dana darurat karena pergerakannya yang stabil. Selain itu, risiko yang timbul juga tergolong minim, dan bunga yang dihasilkan juga lebih besar daripada tabungan konvensional. Di samping itu, pada reksa dana pasar uang tidak dikenakan administration fee bulanan. Pencairan dana pada reksa dana pasar uang juga tergolong mudah dan cepat. Berdasarkan peraturan OJK, pencairan bisa dilakukan maksimal dalam 7 hari.

Mempersiapkan dana darurat pentinglah Anda rancang sejak hari ini. Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di hari ini, besok, lusa, dan seterusnya. Tentunya Anda tak mau kewalahan mencari dana ketika kejadian tidak menyenangkan menimpa Anda, bukan? Ingatlah, semakin dini Anda mempersiapkannya, maka semakin siap pula Anda untuk menghadapi masa depan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here