Hemat Uang Dapur! Tanaman Tinggi Protein Ini Bisa Ditanam di Rumah

Ada banyak manfaat saat kamu memutuskan memiliki taman atau kebun, baik di belakang rumah atau hanya ditanam di pot. Tidak peduli apakah kamu memilih menjadi seorang vegetarian atau memang ingin memulai gaya hidup sehat dengan mengonsumsi makanan sehat. Namun ada beberapa cara yang dapat dilakukan bila ingin menerapkannya. Tidak perlu mahal karena ada beberapa jenis tanaman tinggi protein yang dapat kamu tanam di rumah lho. Jadi kamu bisa menghemat uang belanja.

Bayam

Tanaman tinggi protein pertama adalah bayam. Dapat dikatakan bila bayam adalah salah satu jenis makanan non-daging dengan kandungan protein tinggi. Bayam bisa tumbuh dengan baik di area lebih dingin dan juga dapat ditanam di area dengan sinar matahari asalkan memiliki drainase air yang bagus.

Kamu bisa menanamnya dari biji, atau bahkan bisa menanamnya dari akar bayam yang dipotong saat memasak bayam untuk dibuat sayur bening. Dengan tanah bernutrisi, tanaman tinggi protein ini pun bisa tumbuh dengan baik.

Kale

Tanaman tinggi protein selanjutnya adalah kale. Dapat dikatakan bila kale menjadi sumber protein hebat yang mudah ditanam sepanjang tahun. Kamu hanya perlu menaburkan benih ke dalam potting mix sebelum dipindahkan ke pot lebih besar atau di kebun belakang rumah.

Yang perlu kamu tahu adalah bila kale suka cuaca dingin. Ketika dikonsumsi, rasanya pun lebih enak.

Kacang Polong

Kamu dapat makan pada hampir tiap bagian tanaman kacang polong yang diolah dengan berbagai cara. Kamu benar-benar dapat memanfaatkan sumber protein vegetarian ini dengan baik. Ketika kamu ingin meningkatkan asupan protein untuk menjalani gaya hidup sehat, kamu dapat menanam kacang polong ketika cuaca sedang dingin.

Kabar baiknya adalah bijinya dapat langsung ditanam di tanah dan dengan penyiraman yang tepat, kamu pun bisa segera panen dalam beberapa bulan. Jadi, kamu pun bisa menghemat belanja untuk urusan dapur karena beberapa bahan makanan dari tanaman tinggi protein telah tersedia di kebun belakang rumah.

Edamame

Memang lebih praktis membeli edamame secara langsung di supermarket karena kamu hanya tinggal mengeluarkan uang, mengolah, dan menikmatinya di rumah. Namun, bila kamu tertarik untuk menanamnya sendiri juga bisa menghijaukan halaman belakang rumah.

Tanaman ini juga cocok disandingkan dengan tanaman lain seperti jagung atau mentimun. Tetapi, rasanya pasti akan lebih puas dapat menikmati rebusan edamame yang dipanen dari halaman belakang.

Brokoli

Tanaman tinggi protein selanjutnya yang dapat kamu koleksi adalah brokoli. Tanaman ini dapat tumbuh pada media tanah tinggi nutrisi dengan tingkat pH netral. Menyaksikan bagaimana brokoli tumbuh hingga siap dipanen memang menjadi momen yang menyenangkan.

Apalagi ketika kamu bisa memetiknya dan diolah di dapur. Menyajikan makanan sehat untuk anggota keluarga tidak hanya membiasakan mereka makan sayur, tetapi juga ramah di kantong.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here