Duh! Ini Tanda Bos Manipulatif yang Perlu Diketahui Karyawan

Bos yang buruk biasanya menggunakan banyak strategi komunikasi yang berbeda, tetapi tujuan hanya satu, yaitu memanipulasi. Manipulasi ini menuntut karyawan hanya memprioritaskan perusahaan di atas kepentingan lain di luar urusan kantor.

“Saya Ingin Anda Siap Kapanpun Juga”

Kemajuan teknologi membuat kita bisa bekerja kapan saja dan di mana saja, tetapi sisi buruknya adalah beberapa bos memanfaatkannya dengan membuat Anda selalu siap untuk bekerja ketika diminta. Padahal, karyawan berhak untuk menghabiskan waktu luang jauh dari jangkauan atasan atau urusan kantor.

Bahkan ada beberapa penelitian menyebutkan bahwa karyawan yang bekerja lebih lama tidak menghasilkan pekerjaan yang lebih baik untuk perusahaan.

Jadi, bila Anda harus bekerja melebihi waktu untuk memenuhi tuntutan atasan, bukan jaminan Anda akan produktif. Dan, ini adalah salah tanda bos manipulatif yang bisa membawa pengaruh buruk untuk Anda juga perusahaan.

“Semuanya Baik-baik Saja”

Salah satu bos terburuk adalah bos yang acuh dengan tanggung jawabnya. Ia mungkin hadir secara fisik, tetapi secara psikologis absen dari tugasnya sebagai seorang pemimpin. Ia menawarkan pujian yang samar-samar, tetapi tidak ada umpan balik nyata untuk Anda pelajari.

Kepemimpinan lepas tangan ini menjadi manipulatif ketika Anda membutuhkan umpan balik dan panduan tentang masa depan Anda di perusahaan.

Alih-alih mendapatkan umpan balik yang berharga, Anda justru diberikan jawaban yang tidak memuaskan, seperti “semuanya baik-baik saja” agar Anda tetap bekerja meskipun ada memiliki pertanyaan yang perlu ditangani.

“Itu Bukan Masalah Saya”

“Itu bukan masalah saya,” adalah frasa demoralisasi untuk didengar karena itu tanda Anda bahwa bos tidak peduli. Perilaku ini membungkam karyawan dan mencegah mereka untuk membawa masalah lebih lanjut. Akibatnya, kinerja dan efisiensi kerja terhambat karena masalah internal tetap tidak terpecahkan .

Baca Juga: Wah, Ini Akibatnya Jika Anda Terlalu Akrab dengan Atasan

“Situasi Ini Sudah Biasa”

Bahasa ini berasal dari bos manipulatif yang hanya menegakkan aturan, tetapi tidak memiliki kekuatan atau keinginan untuk membentuknya. Ketika bos memberitahu Anda bahwa kondisi yang terjadi sudah biasa, ia memberi isyarat bahwa ia tidak terbuka terhadap ide-ide baru dantidak ingin Anda memberikan respons yang menantang.

Pemimpin menggunakan respons ini sebagai cara halus memanipulasi karyawan agar mengikuti arus dan tidak membuat perubahan.

 “Apakah Anda Tidak Setuju?”

“Apakah Anda tidak setuju?” adalah ungkapan yang dapat digunakan para pemimpin diakhir komentar atau pembicaraan. Biasanya digunakan sambil memastikan bahwa diskusi yang berkelanjutan tidak terjadi.

Berdasarkan posisi dan jabatan mereka, para pemimpin memiliki lebih banyak kekuatan hubungan antara bos dan karyawan. Pertanyaan ini tentu menempatkan karyawan dalam posisi yang tidak nyaman baik memilih untuk setuju dengan bos bahkan jika mereka tidak, atau menghadapi bos dalam perselisihan.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here