Perekrut Harus Tahu, Inilah Ciri-Ciri Kandidat Berbohong

kandidat berbohong
Sumber : grupoprepara

Sebagian besar tim perekrut menganggap apa yang dikatakan kandidat merupakan sebuah kebenaran. Karena banyaknya posisi yang harus dipenuhi, Anda sibuk menyeleksi resume dan menyiapkan jadwal wawancara. Sebagai perekrut, bisa saja Anda tidak selalu punya waktu untuk menggali latar belakang kandidat. Kebanyakan kandidat jujur dengan apa yang mereka sampaikan tentang diri mereka baik di dalam resume maupun saat wawancara berlangsung. Namun, bukan berarti bahwa Anda tidak akan pernah menjumpai kandidat yang berbohong. Bagaimana cara mengetahui kandidat tersebut berbohong pada saat wawancara?

Tanda-Tanda bahwa Seorang Kandidat Berbohong

Jawabannya Tidak Nyambung

kandidat berbohong
Sumber: Glamour

Respon yang tidak jelas dan tidak lengkap terhadap pertanyaan Anda menjadi sebuah tanda bahwa seorang kandidat mungkin berbohong. Apalagi jika sang pelamar tidak bisa menggunakan jargon industri yang umum, gagal mengutip proses, metrik, atau membicarakan peran anggota tim lain. Bisa jadi mereka hanya membesar-besarkan pekerjaan mereka. Saat menghadapi situasi seperti ini, sebagai HRD Anda harus mendorong kandidat untuk mengelaborasikan kisahnya agar bisa memastikan bahwa sang kandidat berbohong atau hanya gugup.

Terlihat dari Bahasa Tubuhnya

kandidat berbohong
Sumber : ziprecruiter

Anda tidak perlu alat pengetes kebohongan ala CIA untuk mengenali gelagat orang-orang yang berbohong. Kegelisahan yang tak henti, mata yang menyapu ke berbagai sudut, atau menghindari kontak mata seutuhnya hanya pada saat menjawab pertanyaan-pertanyaan tertentu, bisa berarti bahwa kandidat tidak yakin dengan jawaban mereka. Ada perbedaan besar antara kandidat yang menggerak-gerakkan kakinya karena gugup sepanjang wawancara, dengan kandidat yang terus membicarakan kehebatannya tanpa pernah membuat kontak mata dengan Anda.

Baca Juga : 4 Tips Esensial untuk Menyaring Kandidat yang Harus Dipahami Semua HRD

Terlalu Mengandalkan Prestasi Kelompok

kandidat berbohong
Sumber : glassdoor

Kolaborasi memang merupakan satu hal yang sangat esensial di tempat kerja modern. Namun, berhati-hatilah dengan kandidat yang hanya membicarakan tentang pencapaian mereka sebagai bagian dari kelompok. Ini bisa berarti bahwa secara individu mereka tidak sekompeten yang ingin ditunjukannya kepada Anda. Kata-kata ganti orang seperti “saya” atau “milik saya” sangat merefleksikan pengalaman tangan pertama, alih-alih penggunaan “mereka” atau “kami,” yang menunjukkan bahwa kandidat hanya meminjam contoh dari sumber-sumber atau orang-orang lain. Jangan sampai prestasi tim yang terdengar mengesankan, membuat opini Anda menjadi bias tanpa menggali lebih dalam.

Kandidat Jadi Defensif

kandidat berbohong
Sumber : ivyexec

Sesekali, kandidat yang Anda wawanacarai akan mempersulit Anda jika Anda menelusuri latar belakang mereka. Jika kandidat terlihat defensif, bisa jadi ini adalah sebuah tanda bahwa kandidat berbohong. Jika kandiadt yang Anda wawancarai menjadi marah atau saat mendengar pertanyaan Anda, maka bisa jadi mereka memang tidak jujur dengan apa yang mereka sampaikan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here