5 Tanda Kamu Terlalu Stres karena Pekerjaan, Tapi Tidak Menyadarinya

Beban pekerjaan, lingkungan, kondisi hingga hubungan kerja menunjukkan jika ada banyak sekali hal yang memengaruhi gejala stres kronis seseorang terkait pekerjaan. Saat seseorang terlalu stres karena pekerjaan, tanda-tanda yang ditunjukkan tidak selalu disadari dengan mudah. Inilah yang akhirnya menjadi ancaman karena gejala stres tersebut tetap diabaikan hingga akhirnya menjadi parah.

Stres kronis tentu saja bukan hanya mengganggu, tapi juga berbahaya bagi kesehatan tubuh dan otak. Kondisi ini menekan pembentukan sel-sel saraf baru, menghambat ingatan, meningkatkan risiko kelebihan berat badan, mengembangkan penyakit jantung, depresi dan gangguan tidur berkepanjangan.

Itu sebabnya, kamu harus meminimalkan kondisi tersebut. Kamu bisa mengidentifikasi apakah kamu sudah terlalu stres dengan beberapa tanda berikut:

Mudah Marah dan Memberikan Reaksi Berlebihan

Jika karena hal sederhana kamu menjadi marah, maka ini perlu diperhatikan dan disembuhkan. Misalnya, saat rekan kerja meminta bantuan untuk menelepon salah satu klien, kamu justru merasa terbebani hingga reaksi kamu berlebihan tanpa disadari.

Tak lama setelahnya kamu merasa telah bertindak salah dan merasa malu. Drama ini cukup sering terjadi pada banyak orang, sebab saat seseorang sudah terlampau stres maka tanpa sadar sikapnya berubah menjadi lebih kasar.

Baca Juga: Gejala Stres Ini Sering Dialami Perempuan Karier, Sadar Nggak?

Memikirkan Pekerjaan Sepanjang Waktu

Jika pikiran kamu selalu mengenai pekerjaan, bahkan saat sedang di rumah bersama keluarga maka ini tanda kamu terlalu stres karena pekerjaan. Jam kerja hanya berlangsung 8 jam per hari, tapi otak terus dibebani oleh pekerjaan selama 24 jam penuh.

Ini akan berbahaya karena saat makan, mengobrol, bahkan saat tidur kamu akan terus berpikir bagaimana pekerjaan bisa  benar-benar selesai. Membawa beban pekerjaan ke luar kantor akan membuat hari-hari menjadi sangat buruk. Ini juga akan menyebabkan rasa cemas, kurang tidur, dan gangguan kesehatan serius.

Tidak Fokus untuk Mencapai Produktivitas

Kamu dituntut untuk tetap produktif, tapi kenyataannya kamu tidak bisa melakukan kemajuan apapun. Pikiran kamu terlalu berantakan untuk memulai pekerjaan dengan baik, ada banyak hal dipikirkan dan ini membuat kamu bingung menentukan prioritas yang harus diselesaikan.

Karena kamu tidak bisa fokus, maka akhirnya pekerjaan tersebut membuat kamu kewalahan hingga tidak dapat mencapai apapun.

Tidak Mendapatkan Tidur yang Layak

Kamu kelelahan setiap  selesai bekerja, burnout. Namun saat hendak pergi tidur, kamu tidak benar-benar terlelap dan akhirnya tidur nyenyak hanya sebuah harapan semu. Bahkan saat bangun di pagi hari, tubuh sudah terasa lelah seperti sebelumnya.

Ini menunjukkan jika kamu sudah terlalu stres karena pekerjaan dan membutuhkan lebih dari waktu tidur saja tapi kualitas tidur yang layak. Kamu bukan hanya mengalami insomnia, tapi juga ini akan mengganggu sistem imun dan gejala mimpi buruk yang sulit dikendalikan.

Menyebabkan Tubuh Menjadi Sakit

Saat pikiran terlalu tegang, ini akan menyebabkan tubuh merasakannya juga misalnya rasa sakit atau kaku punggung, leher, pinggul, bahu, sakit kepala berkelanjutan, rahang keras dan masih banyak gejala lainnya.

Hal semacam ini berawal ketika otak merasakan ancaman kemudian mengaktifkan sistem saraf simpatik dan memberi sinyal kelenjar adrenal untuk memompa adrenalin, kortisol dan hormon lain yang menggerakkan tubuh untuk beraksi hingga akhirnya otot menjadi tegang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here