Teknik Brainstorming, Tips Menemukan Ide dan Solusi dengan Mudah

Brainstorming sering digunakan untuk mencari ide, konsep atau solusi dari sebuah masalah. Agar hasilnya bisa efektif, teknik brainstorming harus dilakukan dengan benar. Namun, ada beberapa hal lain yang juga harus diperhatikan jika kamu ingin lebih mudah mendapatkan ide atau solusi dari masalah.

Setiap tim dalam sebuah perusahaan tentunya memiliki langkah-langkah melakukan brainstorming yang berbeda. Pada umumnya, langkah-langkahnya meliputi:

  • Mengumpulkan peserta/anggota tim;
  • Memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperkenalkan ide/konsep/solusi;
  • Menstimulasi pemikiran dengan melemparkan pertanyaan;
  • Mengontrol partisipasi untuk menghindari konflik;
  • Merumuskan ide/konsep/solusi yang akan digunakan.

Hanya saja, menemukan ide/konsep/solusi yang tepat tidak mudah untuk dilakukan. Jika kamu memimpin brainstorming, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan agar ide/konsep/solusi bisa ditemukan dengan mudah.

Memastikan Semua Peserta Terlibat

Meski hadir dalam sebuah brainstorming, belum tentu setiap peserta ikut terlibat sepenuhnya. Hal ini bisa menyebabkan pilihan ide atau solusi yang ada menjadi terbatas. Selain itu, belum tentu setiap peserta memahami atau menyetujui ide dan solusi yang diperkenalkan.

Agar semua terlibat, beberapa cara bisa dilakukan. Salah satunya, kamu bisa meminta setiap peserta menuliskan atau memaparkan idenya lalu mengumpulkannya.

Baca Juga: Melting Pot, Metode yang Bisa Membantu Perusahaan Mencapai Target

Cara lainnya, kamu bisa meminta salah seorang peserta menuliskan idenya di atas kertas, lalu meminta peserta berikutnya menambahkan idenya di kertas yang sama. Lakukan ini sampai semua peserta menuliskan idenya. Dalam hal ini, kamu bisa menggunakan batasan waktu. Namun, jangan dulu membahas setiap ide sebelum semua ide terkumpul.

Teknik Brainstorming: Have Fun Brainstorming!

Melakukan meeting atau brainstorming di lokasi yang sama berulang kali bisa menghambat keluarnya ide atau solusi. Sesekali, cobalah untuk mengadakan brainstorming di lokasi yang tidak biasa atau lokasi yang suasananya lebih fun. Semisal, di luar ruang meeting, kafe, taman atau museum.

Selain itu, cobalah memikirkan atau memaparkan ide dengan memainkan role play games. Caranya, bayangkan kamu adalah pebisnis, investor atau tokoh terkenal yang sedang mencari ide atau solusi atas sebuah permasalahan.

Semisal, ide apa yang akan dipaparkan Steve Jobs jika ingin lebih efektif dalam melakukan pekerjaan ini? Atau solusi apa yang akan dibuat oleh Jeff Bezos, Founder Amazon, agar masalah ini bisa diselesaikan?

Follow Up Setelah Brainstorming

Terkadang, ide atau solusi terbaik justru didapatkan setelah brainstorming selesai dilakukan. Oleh karena itu, ada baiknya kamu melakukan follow up. Dengan cara, meminta setiap peserta untuk terus memikirkan atau menyempurnakan sebuah ide atau solusi. Mintalah juga mereka untuk mendiskusikan ide atau solusi yang ada.

Kalau ide atau solusi terbaik sudah didapatkan. Kamu juga harus memastikan ide atau solusi itu dipahami dengan baik oleh semua peserta atau semua pihak.

Dengan melakukan teknik dan tips brainstorming di atas, kamu akan bisa menemukan ide atau solusi dengan lebih mudah. Dengan begitu, setiap pekerjaan bisa diselesaikan dengan efektif dan efisien.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here