Ini yang Perlu Diketahui Mengenai Teknologi Pembekuan Sel Telur

Bagi banyak wanita, masalah mengenai kesuburan dan kesehatan sel telur dan semua atribut reproduksi adalah hal sangat pribadi. Orang cenderung kurang terbuka tentang pengalaman mereka, bahkan dengan anggota keluarga sendiri pun tidak sedikit dari wanita yang enggan bercerita. Salah satu hal yang juga juga enggan dibahas wanita adalah tentang perawatan untuk menjalani pembekuan sel telur yang kini tengah banyak dibicarakan. Mereka mengaku enggan membahas hal ini karena mereka takut dihakimi.

Padahal seharusnya untuk mencari pertolongan terkait teknologi untuk membantu reproduksi, baik untuk alasan sosial atau kesehatan, kita tidak perlu malu. Ini berarti bahwa wanita sekarang lebih sadar akan semua pilihan yang telah diciptakan ilmu pengetahuan untuk memenuhi kodratnya sebagai ibu.

Di negara-negara Barat sendiri, teknologi pembekuan sel telur sudah mulai diperkenalkan, Hal ini merupakan pilihan tepat bagi para wanita yang lebih memilih untuk memantapkan karirnya terlebih dahulu, sebelum pada akhirnya memutuskan untuk punya anak. Pasalnya, menunggu karir berada pada tahap yang mantap sudah pasti membutuhkan waktu lama, sementara kesehatan reproduksi wanita tidak akan selamanya dalam kondisi optimal. Oleh sebab itu, teknologi reproduksi pembekuan sel telur ini hadir untuk menjawab permasalah tersebut.

Baca Juga: Mengapa Seorang Wanita Bisa Sulit Hamil? Ini Alasannya

Membekukan telur Anda memang tidak sepenuhnya menjamin Anda akan mendapatkan bayi kelak. Namun, kini tingkat keberhasilan telah meningkat, dan hasil pun sebetulnya akan bervariasi tergantung pada usia, genetika, riwayat reproduksi dan faktor gaya hidup lainnya.

Dalam proses pembekuan sel telur, tes awal sangatlah penting. Setelah konsultasi pertama, Anda akan menjalani pengujian faktor kesuburan Anda, kesehatan reproduksi, dan genetika. Anda tidak boleh membuat asumsi tentang prospek kesuburan Anda sampai Anda menyelesaikan langkah ini, karena hasilnya akan membantu Anda dan dokter menilai jika Anda harus melanjutkan prosesnya. Tahap ini mungkin memakan waktu yang lama, maka ada baiknya Anda memiliki support system saat Anda memilih untuk melakukan tindakan medis ini. Support system yang baik semisal keluarga atau sahabat akan membantu Anda terhindar dari stres atau depresi yang malah mengganggu hasilnya kelak.

Baca Juga: Benarkah Teknik Akupuntur Ampuh Tingkatkan Kesuburan?

Sumber: svidok

Membekukan telur Anda tidak akan menghabiskan persediaan telur Anda. Siklus reproduksi normal Anda pun tidak akan terpengaruh karena hanya telur yang akan “hilang” melalui proses alami yang akan ditangkap.

Jika mungkin di Indonesia hal ini sudah bisa dilakukan dan Anda berminat untuk menjalani proses ini, maka disarankan untuk dilakukan saat Anda merasakan tubuh Anda pada posisi paling bugar. Tetapi lebih awal lebih baik. Rata-rata, telur berusia 25 tahun lebih baik dari telur 30 tahun dan telur 30 tahun lebih baik dari telur 35 tahun.

Beri komentar Anda tentang artikel ini