Deretan Teknologi yang akan Menggantikan Fungsi HR di Masa Depan

Menggantikan fungsi HR
Sumber : Small Biz Trends

Human Resource (HR) merupakan salah satu divisi paling penting di perusahaan. Karena Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki perusahaan harus dikelola secara tepat. Tugas divisi HR adalah melakukan hal tersebut secara efektif. Agar perusahaan berkembang pesat dengan dukungan SDM berkualitas. Namun, kini kehadiran teknologi diduga akan menggantikan fungsi HR di masa depan.

Kira-kira teknologi apa saja yang nanti bisa diandalkan untuk menggantikan fungsi HR? Inilah ulasan selengkapnya!

Internet of Things (IoT)

Sumber: Techjini

Banyak hal yang menjadi semakin mudah sejak konsep IoT mulai berkembang secara luas. Melalui konsep ini, staf HR bisa mengumpulkan banyak data tentang pelamar kerja secara praktis dan akurat. Hal ini jelas mendukung proses rekrutmen agar bisa mendapatkan karyawan baru yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. IoT menggantikan fungsi HR untuk menyeleksi calon karyawan secara manual berdasarkan hal-hal yang dilihat staf HR.

Baca Juga: Rahasia Mempertahankan Milenial yang Harus Diketahui Setiap HRD

Blockchain

Sumber: CNBC

Blockchain kerap diidentikkan dengan bitcoin. Namun, fungsinya semakin general dan bisa dimanfaatkan untuk menggantikan fungsi HR. Blockchain mempermudah staf HR untuk menyimpan data-data karyawan yang isinya terus berkembang. Sehingga nanti data tersebut bisa diakses secara mudah dan lengkap ketika dibutuhkan. Penilaian tentang kemampuan kerja dan prestasi karyawan pun bisa dilakukan dengan mudah kalau sistem HR punya data yang lengkap.

Artificial Intelligence (AI)

Sumber: CIO

Kehadiran AI memang menjadi terobosan canggih di dunia teknologi. Banyak bidang pekerjaan yang mulai digantikan dengan AI. Sekarang, AI mulai dilirik untuk menggantikan fungsi HR di bidang pelayanan. Layanan chatbot yang biayanya lebih terjangkau dianggap lebih praktis daripada menggunakan tenaga staf HR secara konvensional. Bahkan, layanan chatbot dapat dimanfaatkan untuk mengurus proses rekrutmen. Sehingga para pelamar kerja tidak terlalu lama menunggu panggilan wawancara atau hasil proses rekrutmen.

Virtual Augmented Reality

Sumber: Beta News

Di masa depan, virtual augmented reality tak sekadar berfungsi sebagai sarana hiburan. Karena teknologi ini bisa dimanfaatkan untuk mendukung pekerjaan remote. Virtual augmented reality akan menggantikan fungsi HR untuk urusan training dan koordinasi pekerjaan. Sehingga para karyawan yang tinggal di kota atau negara lain bisa bergabung dalam satu sesi pelatihan yang sama. Briefing atau berlatih skill baru jelas semakin mudah bila penerapannya bisa mengandalkan virtual augmented reality.

Selain keempat teknologi tersebut, tentu masih ada berbagai teknologi lainnya yang dapat menggantikan fungsi HR. Kalau Anda adalah seorang staf HR, jangan kehilangan pekerjaan karena kecanggihan teknologi. Mulailah belajar menggunakan teknologi dengan baik supaya Anda bisa memanfaatkannya secara maksimal.

Beri komentar Anda tentang artikel ini