Terjebak bersama Bos Besar di Dalam Lift? Ini yang Harus Anda Lakukan!

terjebak bersama bos besar
Sumber: abielevator

Bayangkan suatu hari masuk ke dalam lift kantor untuk menuju sebuah ruangan di lantai teratas. Lalu tiba-tiba, pintu terbuka dan direktur Anda masuk ke dalam lift tersebut. Di satu sisi, Anda hanya pernah sekali atau dua kali berada di ruangan yang sama dengan atasan level top tersebut. Tetapi di sisi lain, Anda kini terjebak bersama bos besar dan tidak tahu harus bagaimana di situasi yang sangat kikuk tersebut. Apakah Anda harus mengajaknya bicara? Apakah Anda sebaiknya hanya dengan sopan tersenyum, mengangguk hormat, dan selanjutnya diam saja? Anda berada dalam situasi berisiko yang bisa menjadi kesempatan, tetapi di sisi lain juga bisa membuat Anda kehilangan muka jika salah langkah.

Lakukan Hal-Hal Ini Saat Terjebak bersama Bos Besar di Dalam Elevator

Baca Situasi

Sumber: nytimes

Sebuah elevator adalah sebuah ruangan, walaupun kecil. Karena itu, Anda pun harus tetap pintar membaca situasi seperti Anda memasuki ruangan lainnya untuk pertama kalinya. Jika ada orang lain di dalam elevator tersebut, mungkin bukan waktu terbaik untuk mengajak bos besar Anda mengobrol tentang topik penting. Situasi itu bisa menjadi semakin kikuk. Selain itu, orang lain juga bisa menganggap Anda “melanggar rangking” atau melampaui batas Anda sebagai karyawan level junior. Atau, eksekutif tersebut bisa jadi malah sedang tidak siap dan kebingungan menjawab. Karena itu, bercakap-cakaplah hanya jika Anda terjebak bersama bos besar berdua saja, tanpa ada atasan lain.

Bahkan, ketika hanya berdua saja, tetap bacalah situasi dengan baik. Jika bos dari atasan Anda sedang terlihat berpikir serius, jangan mengganggunya. Bisa saja beliau memang sedang memikirkan sebuah keputusan atau mempersiapkan rapat penting.

Ucapkan Sesuatu yang Signifikan

Sumber: goodwill

Jika situasinya kamu rasa tepat, bicaralah hal-hal yang mengandung substansi dan jauhi pembicaraan-pembicaraan trivial. Jangan habiskan waktu Anda menanyakan apakah atasan Anda menghabiskan waktu menyenangkan akhir pekan sebelumnya. Pilih sesuatu yang lebih substansial dan meninggalkan kesan kuat dan berguna bagi karir Anda pada akhirnya.

Beberapa subjek yang bisa Anda coba di antaranya:

  • Memperkenalkan diri

Jika Anda belum pernah bertemu atau kenal dengan eksekutif itu sebelumnya, maka ulurkan tangan Anda dan mengatakan nama serta posisi Anda di perusahaan. Bisa juga Anda tambahkan sesuatu yang menunjukkan komitmen pada perusahaan.

  • Bagikan kabar baik

Ceritakan pada eksekutif tersebut tentang sebuah prestasi yang Anda dan tim Anda raih. Jangan takut terdengar sombong dalam pertemuan yang singkat itu. Gunakanlah kesempatan tersebut untuk menyoroti bagaimana Anda dan tim membantu bisnis. Bos besar Anda akan menghargai berita baik tersebut.

  • Beri selamat

Sebaliknya, Anda juga bisa memberi selamat pada prestasi yang dicapai, baik prestasi bos besar itu sendiri, prestasi departemennya, atau prestasi perusahaan tersebut. Jika ia baru saja berpidato di muka seluruh staf, bilang alasan Anda menyukainya. Jika departemennya menerima penghargaan, sebutkan. Ini akan jadi bahan pembicaraan yang tepat jika terjebak bersama bos besar, karena siapa pun suka prestasinya diakui.

  • Jadwalkan pertemuan

Anda jarang-jarang mendapat kesempatan untuk berduaan bersama bos besar. Untuk itu, jika Anda terjebak bersama bos besar, gunakan momen ini dengan baik. Misalnya, mintalah untuk menjadwalkan pertemuan untuk berkonsultasi tentang sesuatu yang harus Anda hadapi. Sampaikan dengan penuh hormat dan penghargaan.

Follow Up

Pada akhirnya, lakukanlah follow up untuk percakapan apa pun yang terjadi ketika Anda terjebak bersama bos besar. Anda bisa menjadwalkan rapat singkat atau menulis email yang menjelaskan lebih jauh komentar Anda. Bahkan, Anda juga bisa mengundang bos besar Anda untuk berbicara pada tim Anda. Yang terpenting adalah terus membangun hubungan. Meskipun respon dari pihak atasan Anda tidak seantusias yang Anda harapkan, pada akhirnya upaya Anda nantinya pasti akan membuahkan hasil.

Ingatlah bahwa karyawan yang menonjol akan dipromosikan. Karena itu, jangan takut terjebak bersama bos besar di lift!

Baca Juga: Kenali 5 Ciri-ciri Bos yang Jadi Jaminan Kesuksesan di Pekerjaan