Tidak Diajak Rekan Kerja Nongkrong atau Bersenang-Senang Bersama? Mungkin Ini Alasannya

5
tidak diajak rekan kerja
Sumber: dumblittleman

Apakah Anda merasa bahwa situasi Anda bersama rekan kerja seperti ada yang tidak pas? Mungkin interaksi-interaksi Anda yang baru-baru ini terasa aneh dan kini Anda jadi tidak seakrab seperti yang dulu. Bahkan, Anda juga merasa kini agak diasingkan, di mana tidak diajak rekan kerja untuk melakukan aktivitas sosial happy hour sepulang kerja, tak sama dengan yang dulu. Situasi seperti ini pasti rasanya sangat tidak mengenakkan, tetapi juga begitu membingungkan terutama jika Anda tidak ingat ada insiden spesifik atau peristiwa yang membuat Anda tahu bahwa itulah penyebab rekan-rekan kerja Anda kini berubah sikap kepada Anda. Anda hanya tahu ada sesuatu yang salah, dan salah satu bukti yang jelas adalah ketika Anda memergoki Anda tidak diajak rekan kerja nongkrong atau melakukan aktivitas bersama lainnya sepulang kerja. Jadi, apa alasan sebenarnya? Coba mulailah dengan merefleksikan tingkah laku Anda di masa lalu untuk mengetahui mengapa kira-kira Anda kini merasa ditinggalkan oleh rekan-rekan kerja Anda dalam hal aktivitas sosial.

Ini Kemungkinan-Kemungkinan Alasan Anda Tidak Diajak Rekan Kerja Keluar Bersama

Anda Menanggapi Undangan Terlalu Literal

Sumber : thespruce

Dengan beberapa pengecualian saja, sebuah undangan yang diberikan oleh para kolega biasanya tidak bermakna literal. Jadi, ajakan untuk makan siang bukan soal makan dan happy hour pun bukan soal minum-minum. Semua kegiatan ini dilakukan untuk menciptakan sebuah komunitas dan saling mengenal rekan-rekan kerja Anda di luar kantor dan pekerjaan. Jadi, jika misalnya Anda sudah makan, tidak suka minum kopi, atau sama sekali tidak mengonsumsi alkohol, maka tetap pertimbangkan untuk ikut bersama mereka, karena bukan itulah tujuannya. Anda masih bisa menikmati percakapan dan kebersamaan tanpa makanan atau minuman.

Jika Anda memang sama sekali tidak bisa menghadiri undangan mereka, coba sarankan aktivitas lain atau mengundang mereka untuk sebuah kegiatan lain dalam waktu dekat. Jika Anda diundang, artinya mereka ingin menyertakan Anda, bukannya karena ingin melihat Anda makan atau minum.

Baca Juga: 4 Cara Cerdas Hadapi Rekan Kerja yang Menyebalkan

Anda Selalu Menolak

Yang jelas, jika Anda tidak diajak rekan kerja lagi padahal biasanya Anda mendengar ajakan tetapi Anda tolak, maka itulah alasannya. Jangan sampai membuat teman-teman atau rekan kerja Anda harus mengejar-ngejar Anda. Kemungkinan besar jika Anda menolak dua kali undangan, maka Anda akan berhenti mendapatkan undangan atau ajakan dari mereka. Jadi, ketika sekali Anda tidak bisa menghadiri sebuah ajakan keluar, pastikan bahwa Anda mengekspresikan Anda ingin disertakan pada acara-acara di masa depan. Atau jika tidak, ciptakanlah acara Anda sendiri untuk mengumpulkan orang-orang di kantor.

Anda Punya Karakter Negatif

menghadapi rekan kerja
Sumber: nypost

Apakah Anda terus-terusan membahas topik yang berhubungan dengan pekerjaan ketika sedang keluar dengan rekan-rekan kerja Anda? Atau lebih buruk lagi, Anda malahan mengeluh tentang tugas-tugas dan kebijakan kantor? Bisa jadi inilah alasan Anda tidak diajak rekan kerja keluar lagi. Gunakanlah waktu di luar kantor untuk sejenak lepas dari tanggung jawab dan cobalah untuk mengenal rekan-rekan kerja Anda dengan lebih baik. Akan ada lebih banyak waktu lagi untuk berbicara tentang hal-hal yang berbau pekerjaan, tetapi jangan waktu bersenang-senang.

Anda Tidak Sadar Diri

penggosip

Coba amatilah reaksi rekan-rekan kerja di sekitar Anda. Apakah mereka menjadi menegang ketika Anda mengatakan sesuatu? Apakah mereka bertukar pandangan? Memutar bola mata? Luangkanlah waktu untuk menempatkan diri Anda di posisi mereka dan bayangkan mengapa mereka memiliki reaksi-reaksi seperti ini. Apakah ada sesuatu menyinggung yang Anda katakan? Atau, apakah cara bicara Anda tidak mengenakkan?

Bisa jadi alasan Anda tidak diajak rekan kerja dalam kegiatan kumpul bersama adalah karena mereka merasa tidak nyaman dengan kehadirian Anda.  Jadi sebaiknya, introspeksi diri terlebih dahulu.