Tim Produksi Wiro Sableng Siapkan Belasan Kapak untuk Syuting Adegan Filmnya

film laga wiro sableng
Sumber: uzone

Untuk film ‘Wiro Sableng’ tim produksi meminta bantuan Yayan Ruhiyan sebagai koreografernya. Kru film Wiro Sableng juga mempersiapkan kapak Naga Geni sebanyak 13 buah.

Menggarap sebuah film tentunya memerlukan persiapan yang benar-benar matang. Apalagi film tersebut adalah sebuah film laga. Hal itu juga dilakukan oleh tim produksi film Wiro Sableng. Untuk film tersebut, para aktor dan aktris yang bermain terlebih dahulu melakukan latihan bertarung.

Yayan Ruhiyan: Koreografer Film Laga Indonesia

Selain latihan bertarung, tim produksi film Wiro Sableng juga mempersiapkan beragam properti yang diperlukan. Salah satunya adalah kapak. Di komiknya kapak Naga Geni adalah senjata andalan tokoh Wiro Sableng. Untuk itu, dalam setiap adegan filmnya kru film Wiro Sableng menyiapkan kapak yang berbeda. Jumlah keselurahan kapak yang digunakan di film tersebut adalah 13 buah.

Dilansir laman Kompas, tadinya kru film Wiro Sableng mempersiapkan 5 buah kapak untuk film tersebut. Namun karena hancur saat digunakan, jumlah kebutuhan kapak menjadi bertambah.

“Jadi kalau ada yang memerlukan pengambilan gambar detail, kami juga siapin kapak yang lebih detail lagi. Yang aslinya tuh lebih detail dan berat banget, itu kami pakai untuk pertarungan jarak jauh,” ungkap aktor pemeran Wiro Sableng, Vino G. Bastian.

Vino juga menceritakan bahwa ada kapak yang hancur karena dibenturkan ke tembok saat melakukan adegan pertarungan.

Untuk koreografer pertarungannya sendiri, kru film Wiro Sableng menggunakan jasa Yayan Ruhiyan. Sebelumnya Yayan dikenal sebagai atlet pencak silat.

Yayan juga seringkali dimintai bantuan untuk mengarahkan para aktor dan aktris yang terlibat dalam pertarungan, baik tangan kosong maupun dengan menggunakan senjata. Beberapa film dimana Yayan ditunjuk sebagai koreografer adalah ‘Merantau’, ‘Gangster’ dan ‘The Raid’.

“Jadi Kang Yayan Ruhiyan menciptakan jurus yang sesuai dengam bentuk dan kebutuhan kapaknya. Jadi memang gerakan-gerakan itu ada waktu khusus untuk saya pelajari,” ujar Vino lagi.

Salah satu murid silat Yayan Ruhiyan yakni Fariz Alfarazi juga terlibat di proses produksi film ini. Fariz berperan sebagai Bujang Gila Tapak Sakti.

Baca Juga: Setelah Star Wars, Yayan Ruhian dan Iko Uwais Main Film Beyond Skyline

Selain itu bermain pula mantan penyanyi cilik, Sherina Munaf dan Andi/rif. Di film Wiro Sableng Sherina berperan sebagai Anggini. Sedangkan Andi/rif bermain sebagai Dewa Tuak.

Film Wiro Sableng merupakan film produksi bersama Lifelike Pictures dan 20th Century Fox. Proses pengambilan gambarnya telah selesai dilakukan dan memakan waktu sekitar tiga bulan. Lifelike Pictures menjadwalkan film ini tayang pada bulan September mendatang.