Jauhi 3 Tips Membuat Resume yang Sia-Sia Berikut

resume yang sia-sia
sumber: thebiglead

Membuat resume butuh banyak sekali upaya. Anda bukan hanya harus mampu memadatkan keseluruhan karir dan pengetahuan Anda pada satu halaman kertas. Anda juga harus mengkustomasikan resume tersebut untuk posisi dan perusahaan yang Anda lamar, mem-proofreadnya, dan merevisiya hingga sempurna. Karena, resume adalah dokumen dalam pencarian kerja yang paling penting. Karena itu tak mengherankan jika banyak orang yang mencoba mencari segala tips membuat resume agar mereka bisa mencitrakan yang terbaik. Sayangnya, ada beberapa nasehat dalam membuat resume yang sia-sia belaka.

Jika Anda masih mempercayai berbagai tips menulis resume berikut ini, kini waktunya untuk mulai meninggalkannya. Pasalnya, ini hanya akan membuat Anda jadi menulis resume yang sia-sia belaka.

Jangan Menulis Resume yang Sia-Sia

Menyertakan Pernyataan Objektif

Sumber : resumecompanion

Pada awal karir, Anda mungkin diberi tahu bahwa semua resume harus menyertakan kalimat obektif: sebuah kalimat ringkas yang menjelaskan apa sebenarnya gol Anda. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, pernyataan-pernyataan objektif kini sudah tak lagi disukai. Mengapa? Karena, ini adalah hal yang sia-sia belaka. Jika Anda mengirimkan aplikasi untuk posisi magang marketing, tentu saja gol Anda adalah hal yang senada dengan ini. Menyatakan ini hanya akan membuat Anda menulis bagian resume yang sia-sia.

Baca Juga: 4 Keahlian di CV yang Harus Dicari pada Setiap Kandidat oleh Perekrut

Di sisi lain, para perekrut dan manajer HR yang membaca cepat resume Anda mencari apa yang mereka inginkan, bukan apa yang Anda inginkan. Ini bukannya mereka tidak peduli dengan kandidat mereka, tetapi sebelum mereka mulai memikirkan mengenai apa kebutuhan dan keinginan Anda, pertama-tama mereka butuh menentukan apakah Anda memiliki keahlian dan pengalaman yang dibutuhkan untuk bisa sukses pada pekerjaan ini.

Jadi, daripada sebuah objektif, sertakan sebuah summary profesional yang ringkas. Ini adalah satu hingga tiga kalimat yang Anda tunjukkan jelas dan menggambarkan siapa diri Anda, apa yang Anda lakukan, dan mengapa Anda sempurna untuk pekerjaan tersebut. Hindarilah kata-kata deskripsi yang generik.

Buatlah Resume Anda Hasil Karya Modern

Sumber : elegantthemes

Anda mungkin pernah melihat beberapa template resume di Etsy atau Pinterest yang terlihat seperti resume-resume ini bisa dipajang sebagai karya seni di galeri. Namun, kecuali Anda memang melamar sebagai posisi desain, resume seperti ini tidak akan membantu Anda. Pada umumnya, para perekrut jauh lebih peduli terhadap substansi daripada penampilan. Karena, konten dari resume Andalah yang akan mendemonstrasikan apakah Anda cocok atau tidak untuk pekerjaan tersebut, bukan desainnya.

Aspek visual dari resume Anda bukan benar-benar tidak penting. Anda memang tidak ingin keterlaluan dengan desain yang terlalu kompleks, tetapi Anda ingin memastikan bahwa resume Anda bersih dan mudah dibaca.

Agar Anda tidak membuat desain resume yang sia-sia, sebaiknya Anda:

  • Memilih font yang sederhana.
  • Menambahkan jeda yang cukup pada margin dan di antara bagian-bagian yang berbeda.
  • Hindari menjejalkan terlalu banyak informasi pada satu bidang.
  • Jika Anda ingin menambahkan sentuhan kreatif, berikan warna pada tema. Namun, hindari segala yang sibuk secara visual.

Menuliskan Hal-Hal Ekstra yang Tidak Penting

strategi menulis resumeJika Anda pernah menulis essay dengan minimum kata, Anda mungkin akan tergoda untuk mengisinya dengan hal-hal tak berhubungan agar tulisan Anda jadi panjang. Beberapa orang mungkin tergoda untuk melakukan ini di resume juga. Namun, bukannya memanjang-manjangkan kalimat sepanjang mungkin, mereka akan menuliskan keahlian dan pengalaman yang tidak perlu, tidak mengesankan, atau bahkan dilebih-lebihkan.

Ini adalah sebuah upaya memperpanjang resume yang sia-sia. Hanya sertakan keahlian yang akan membuat dampak, bukannya yang persyaratan dasar atau tidak relevan dengan pekerjaan yang Anda lamar. Jangan pula menyertakan setiap pekerjaan yang pernah Anda miliki di bagian pengalaman, terutama jika karir Anda sudah begitu panjang atau jika Anda baru saja atau sedang pindah industri.

Selamat menulis resume!

Beri komentar Anda tentang artikel ini