Tidak Asal, Ini 8 Tips Aman bagi Pemula saat Memulai Olahraga Arung Jeram

arung jeram
Sumber: blogspot

Olahraga masa kini bukan hanya sepak bola, basket, ataupun voli saja. Olahraga yang memicu adrenalin seperti panjat tebing, paralayang, terjun payung, dan arung jeram pun turut digemari anak muda. Bagi Anda yang takut dengan ketinggian, tetapi ingin merasakan sensasi adrenalin yang menggebu-gebu, maka arung jeram menjadi pilihan yang tepat. Adrenalin akan mengalir deras seiring dengan arus sungai yang kencang, ditambah adanya bebatuan yang menjadi penghalang akses melajunya perahu karet, dan terjatuh dari perahu karet arung jeram bisa saja terjadi. Untuk memulai rafting ini sendiri, Anda tidak perlu mempunyai kemampuan apa pun seperti ahli berenang, karena nantinya Anda akan diberi pelampung. Tak hanya itu, olahraga air ini juga bisa diikuti oleh siapa pun dari yang muda hingga lansia, namun tetap dilihat dari kondisi kesehatan tubuhnya. Lantas, apa sajakah yang harus dilakukan saat ingin memulai olahraga arung jeram untuk pertama kali?

8 Langkah untuk Memulai Olahraga Arung Jeram bagi Orang Awam

1. Tubuh Harus Fit

meningkatkan motivasi
sumber: hellosehat

Sama hal dengan olahraga lainnya, kondisi tubuh yang prima sangat diutamakan. Sebab, tidak mungkin Anda memulai rafting dalam kondisi tubuh yang lemas. Pasalnya, olahraga ini cukup menguras tenaga, jadi pastikan bahwa kondisi tubuh Anda selalu fit baik saat sebelum memulai ataupun sedang melakukan arung jeram.

2. Pakaian

Untuk pakaian sebenarnya sangat bebas, namun untuk kenyamanan lebih baik gunakan kaos biasa dan celana pendek. Untuk sepatu, dianjurkan untuk memakai sepatu yang khusus untuk olahraga ekstrem, karena bukan hanya kenyamanan, tetapi juga untuk melindungi kaki dari bebatuan yang tajam.

3. Perlengkapan

Sumber: blog.lakupon

Semua perlengkapan dari helm dan pelampung, biasanya sudah tersedia di tempatnya. Namun sebaiknya pastikan untuk selalu menggunakan helm dan pelampung yang sesuai dengan kenyamanan Anda.

4. Pemanasan

pemanasan

Olahraga ini mengerahkan seluruh tenaga untuk mendayung perahu karet untuk melawan air sungai yang kencang, jika tidak melakukan pemanasan, maka Anda dapat mengalami keram saat mendayung dan menahan arus.

Baca Juga: 5 Olahraga Ini Dipercaya Dapat Menambah Tinggi Badan

5. Posisi Duduk

Sumber: raharsi

Perahu karet ini tidak sama dengan perahu lainnya, di mana Anda bisa duduk di tengah, depan, belakang. Anda harus duduk tepat berada di kiri dan kanan perahu karet. Sesuaikan posisi duduk dengan berat badan anggota rafting Anda, lalu jepit kaki di bagian dasar perahu sehingga saat Anda terombang-ambing akan lebih aman dan nyaman.

6. Dayung

Sumber: raharsi

Untuk mendayung perahu karet ini, Anda tidak bisa melakukannya secara asal-asalan sesuai kemauan sendiri. Mendayung perahu karet ini perlu dilakukan secara bersama dan mengikuti ritme dari amanat yang duduk di belakang perahu karet. Biasanya ia akan meneriakkan “kiri, kanan, kiri, kanan”, dengan begitu para anggota akan mengikuti sesuai arahan dari pemimpinnya.

7. Saat Terjatuh

Sumber: gotravelaindonesia

Ketika Anda terjatuh ke sungai, tetap tenang dan jangan cepat panik. Posisikan tubuh menghadap ke atas, lalu ikuti arus air sungai. Kemudian, arahkan tubuh sesuai arah arus dan jangan membelakangi arus. Angkat kaki ke permukaan air, gunanya untuk menahan atau mengetahui ada batu di depan.

8. Perahu Terbalik

Sumber: raftingsukabumicitarik

Sama halnya jika Anda jatuh ke dalam air, Anda harus tenang dan jangan keburu panik. Suasana dalam perahu akan gelap, untuk itu hal yang perlu Anda lakukan adalah menyelam, sebab saat arus sedang deras, kemungkinan untuk perahu terbalik bisa saja terjadi. Karena suasana akan gelap seketika dan terjadi begitu cepat, tetaplah tenang. Cobalah keluar dari perahu yang terbalik dengan cara menyelam. Berada di bawah perahu yang terbalik dikhawatirkan akan terkena batu.