Tips Lebih Fleksibel dalam Bekerja biar Nggak Rentan Stres

Fleksibel dalam bekerja sangat dibutuhkan karyawan agar bisa bertahan lama di perusahaan. Karyawan yang cenderung kaku akan lebih mudah terkena stres. Kebanyakan karyawan dengan model kaku ini biasanya mengalami kesulitan dalam beradaptasi sehingga tidak pernah nyaman saat bekerja.

Lalu, bagaimana ya caranya agar bisa lebih fleksibel dalam bekerja? Berikut beberapa tips mudah yang bisa kamu ikuti. Ingat, jangan terlalu kaku atau stres di kantor ya!

Kenapa Butuh Fleksibilitas?

Pada dasarnya, bersikap fleksibel dalam bekerja mempermudah kamu untuk menciptakan lingkungan nyaman di kantor. Bertahan pada pendirian diri sendiri dengan terlalu teguh justru akan mudah melukaimu berkali-kali. Kamu tidak bisa tutup mata bahwa kamu bekerja dengan banyak orang, bukan sendirian.

Berkali-kali mengeluh akan tugas atasan di luar jam kerja pasti membuatmu jengkel. Namun, di sisi lain kamu harus menerima budaya kerja kurang menyenangkan tersebut. Buat dirimu lebih nyaman dengan lebih fleksibel dengan kondisi kantor ya.

Menerima Perubahan dengan Lapang Dada

Terima kenyataan bahwa perubahan itu pasti selalu ada di kantor. Bisa jadi kamu sudah sangat nyaman dengan aturan atau sistem kerja sejak pertama kali bekerja. Namun, bersiaplah juga dengan perubahan sewaktu-waktu yang akan muncul ya.

Tidak mau menerima perubahan hanya akan mempersulitmu di kantor. Berusahalah fleksibel dalam bekerja, salah satunya dengan bersalaman dengan perubahan. Hindari banyak mengeluh karena itu sangat tidak membantumu menyelesaikan masalah di kantor.

Baca Juga: Stop! 3 Kebiasaan Buruk Saat Bekerja yang Perlu Dihilangkan

Bangun Hubungan Baik di Kantor

Ketidaksukaanmu akan seseorang di kantor bisa bikin kamu kurang fleksibel dalam bekerja. Misalnya, kamu malas mengerjakan tugas jika harus satu tim dengan orang itu. Padahal, kamu seharusnya tetap profesional selama bekerja di kantor kan?

Jadi, bangunlah hubungan baik dengan siapa pun di kantor, seberapa menyebalkannya orang itu. Saat kamu sudah luwes dalam berhubungan dengan orang, kamu dapat belajar menerima keadaan mereka. Percayalah, fleksibilitas dalam bersosialisasi juga membantumu nyaman bekerja kok.

Belajar Berkompromi dengan Keadaan

Tidak semua hal di kantor seturut dengan kehendakmu. Ada kalanya kamu merasa diperlakukan tidak adil hingga kelelahan karena banyak lembur. Jika hal tersebut sudah menjadi budaya di kantor, maka cobalah berkompromi dengan keadaan tidak menyenangkan itu.

Hal ini mendorong kamu untuk lebih fleksibel dalam bekerja. Kamu tidak melulu menuntut kondisi ideal dalam pekerjaan. Lagipula, berkompromi dengan keadaan juga bagian dari proses adaptasi terus-menerus selama di kantor.

Sudahkah kamu merasa cukup fleksibel dalam bekerja? Tidak ada yang salah dengan memiliki pendirian kuat. Tapi, akan jauh lebih baik jika kamu mampu beradaptasi di lingkungan kantor juga kan?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here