Sulit Fokus Saat WFH? Mungkin Kamu Harus Melakukan Ini

Pandemi Corona membuat banyak karyawan harus work from home atau bekerja dari rumah (WFH). Untuk sebagian karyawan, kebijakan WFH membuat bekerja menjadi lebih produktif. Tapi, bagi karyawan yang lain, WFH justru menimbulkan ketidaknyamanan dalam bekerja.

Pasalnya, ketika WFH karyawan sulit untuk fokus. Hal ini karena suasana di rumah berbeda dengan suasana di kantor. Apalagi jika karyawan yang bersangkutan sudah berkeluarga dan memiliki anak.

Alhasil, aktivitas yang sering dilakukan di rumah seringkali berbenturan dengan pekerjaan kantor. Seperti misalnya, tiba-tiba harus meninabobokan si kecil, padahal tenggat pekerjaan sudah mepet.

Sebenarnya, membagi waktu antara WFH dan kegiatan rumah bukanlah pekerjaan yang sulit. Asalkan kamu mau melakukan beberapa hal ini.

Membuat Jadwal Kegiatan Harian

Agar lebih mudah untuk fokus saat WFH, ada baiknya kamu membuat jadwal kegiatan harian. Jadwal ini terdiri dari dua jenis kegiatan, yaitu bekerja untuk kantor dan kegiatan rumahan.

Usahakan untuk selalu mematuhi jadwal kegiatan ini dan tidak menunda-nunda penyelesaiannya. Karena dengan menundanya pekerjaan akan mudah menumpuk. Baik pekerjaan yang berhubungan dengan kantor maupun pekerjaan rumahan.

Yang juga perlu diingat, libatkan semua anggota keluarga saat membuat jadwal kegiatan harian. Sehingga kegiatan satu dengan yang lain tidak saling bertabrakan. Melibatkan keluarga juga diperlukan agar kamu mendapatkan dukungan atau bantuan yang sekiranya diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Baca Juga: Punya Jadwal Kerja Shift Malam? Lakukan 5 Cara Ini untuk Bisa Terus Bugar

Agar Bisa Fokus Saat WFH Kamu Harus Fleksibel

Buatlah jadwal kegiatan harian yang fleksibel. Dalam hal ini, kamu bukan hanya harus memperkirakan waktu penyelesaian dari masing-masing pekerjaan. Tapi, lebih dari itu, kamu juga harus menyediakan toleransi waktu.

Hal ini untuk mengantisipasi sekiranya tiba-tiba ada pekerjaan atau kegiatan lain yang harus dilakukan. Ingat, saat bekerja dari rumah, kamu bukan hanya menjadi karyawan, tapi juga menjadi bagian dari anggota keluarga. Baik sebagai istri, suami ataupun anak.

Menyiapkan Area Kerja

Sebuah penelitian menyimpulkan, dengan memiliki area kerja di rumah, seseorang lebih mudah untuk fokus. Oleh karenanya, buatlah area kerja khusus di rumah. Saat berada di area ini kamu tidak lagi boleh mengerjakan pekerjaan lain selain bekerja untuk urusan kantor.

Selain itu, jika memungkinkan, usahakan tidak ada orang lain berada di area ini. Hal ini untuk mencegah adanya distraksi.

Lindungi Waktu Kerjamu

Meski punya area kerja, bukan berarti kamu bisa menjauhkan diri sepenuhnya dari distraksi. Seringkali, ada ajakan dari teman atau keluarga untuk melakukan aktivitas lain. Semisal, ajakan makan di luar atau melakukan aktivitas diluar rumah bersama-sama. Di rumah, kamu akan lebih mudah memenuhi ajakan seperti ini ketimbang di kantor.

Oleh karenanya, kamu harus bersedia berkata ‘tidak’ untuk ajakan-ajakan seperti ini. Karena jika memenuhinya, pekerjaan dan aktivitas di rumah akan mudah terbengkalai atau tertunda.

Selain dari teman dan keluarga, distraksi juga bisa datang dari gadget. Untuk itu, ada baiknya kamu mematikan notifikasi gadget saat sedang bekerja.

Selain beberapa hal di atas, jangan lupa untuk beristirahat dan bersosialisasi. Kedua hal tersebut diperlukan agar pikiran kembali segar saat kembali mulai bekerja atau menjalankan aktivitas rumahan lainnya. Pikiran yang segar juga membantumu untuk lebih fokus saat WFH lho.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here