Yuk, Belajar Hidup Minimalis Lewat Kebiasaan Berikut Ini!

Belajar hidup minimalis kini semakin banyak digemari generasi milenial. Gaya hidup ini sendiri sempat populer sekitar dua tahun belakangan ini. Seiring perkembangan zaman, banyak orang mulai sadar bahwa tidak semua barang yang dimiliki benar-benar dibutuhkan dan harus dipilah kembali.

Andai kamu ingin belajar hidup minimalis, ada baiknya menerapkan beberapa kebiasaan sederhana berikut mulai dari sekarang. Ingat, kemu butuh membiasakan diri sebelum menjadikannya sebuah gaya hidup ya!

Definisikan Minimalis Versi Kamu

Sebelum belajar hidup minimalis, coba definisikan arti minimalis menurut sudut pandangmu terlebih dahulu. Tidak semua orang memiliki pengertian yang sama akan minimalis, jadi sesuaikan dengan kebutuhanmu. Misalnya, kamu ingin memulainya dengan mengurangi jumlah pakaian di lemari.

Di sisi lain, ada juga orang yang mendefinisikan minimalis dengan tidak memuat banyak barang di rumahnya. Meski berbeda bentuk dan cara, tujuannya tetap saja sama kok. Meminimalkan hal-hal yang sekiranya bisa dikurangi jumlahnya demi hidup yang lebih rapi dan efisien.

Baca Juga: Yuk, Belajar Skill Baru Ini selagi Pandemi biar Nggak Bosan

Mengurangi Barang yang Tak Penting

Setelah mampu mendefinisikan minimalis versi kamu, mulailah memilih fokus untuk belajar. Jika kamu ingin mengurangi jumlah perabot di rumah, cermati kembali apa saja yang kamu miliki selama ini. Pisahkan barang yang menurut kamu bisa dibuang atau dikurangi jika memang perlu.

Dalam memilih barang, pastikan kamu tetapkan fungsi dari barang-barang tersebut. Apabila fungsinya sudah tak lagi kamu pakai, lebih baik buang saja. Beberapa barang bekas yang menurutmu masih bisa dipakai dapat juga kamu jual dengan harga lebih murah.

Aturan dalam Membeli Barang

Belajar hidup minimalis juga berlaku saat kamu akan membeli barang. Kebanyakan orang mudah bernafsu membeli banyak barang tanpa berpikir panjang, apalagi jika sedang promo. Padahal, belum tentu barang yang dibeli benar-benar dibutuhkan untuk jangka panjang.

Ketika berbelanja barang, coba pikirkan kegunaan barang tersebut hingga enam bulan ke depan. Jika suatu barang dirasa punya fungsi hingga enam bulan ke depan atau lebih, kamu bisa membelinya. Namun, jangan pernah biasakan belanja hanya karena lapar mata saja ya, periksa dulu fungsinya untuk hidupmu.

Prinsip Eat and Buy Locally

Membeli dan mengonsumsi produk lokal dipercaya dapat membantu belajar hidup minimalis. Harga produk lokal memang lebih murah. Jadi, kamu menjadi punya pos uang lebih yang bisa disimpan untuk kebutuhan lain daripada sekadar berbelanja.

Belanja produk lokal juga mengajarimu bagaimana rasanya hidup cukup, tanpa perlu berlebihan. Kamu menjadi tidak mudah haus akan produk dari brand ternama dengan harga mahal. Coba deh cermati, berapa banyak barang dari brand luar negeri yang cuma bisa menuh-menuhin isi lemarimu?

Sudah siap untuk memulai hidup minimalis ala kamu? Yuk, biasakan untuk hidup dengan prinsip secukupnya sebelum lemari atau rumahmu makin penuh dengan barang tak penting!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here