Hamzah Izzulhaq: Mengasah Naluri Bisnis Sedari Muda

Hamzah Izzulhaq: Mengasah Naluri Bisnis Sedari Muda
Source: wartaekonomi

Hamzah Izzulhaq merupakan salah satu pengusaha sukses yang berbisnis semenjak usia muda. Hamzah saat ini memiliki beberapa bisnis beromset ratusan juta.

Hamzah merupakan pemilik dari perusahaan penghasil sofa bed bernama PT Hamasa Indonesia. Bisnis yang lokasi pabriknya berada di Tangerang tersebut menghasilkan omzet 160 juta setiap bulannya.

Hamzah merintis bisnis sofa bed-nya tersebut dari bisnis lain yakni bimbingan belajar (bimbel). Bisnis bimbel mulai ditekuni Hamzah semenjak tahun 2011.

Perjalanan Bisnis Hamzah Izzulhaq

Dilansir Digital Entrepreneur, Hamzah Izzulhaq mengasah bakat bisnisnya semenjak duduk di bangku SD. Saat itu Hamzah kecil sudah berjualan koran, kelereng dan petasan. Hamzah juga pernah menjadi juru parkir.

Perjalanan Bisnis Hamzah Izzulhaq
Foto: rivaoktaviyandari

Hamzah menjalankan usahanya bukan karena kondisi ekonomi keluarga yang sulit, melainkan karena memang dirinya gemar berbisnis. Ayah Hamzah adalah seorang dosen dan ibunya adalah seorang guru. Untuk biaya hidup dan pendidikan, Hamzah selalu berkecukupan.

Kegemaran berbisnis Hamzah dilanjutkannya di bangku SMA. Saat itu pria kelahiran tahun 1993 memilih berjualan buku. Buku-buku tersebut didapatkannya dengan harga distributor. Kepada teman-temannya Hamzah menjual buku-buku dagangannya dengan potongan harga. Dari hasil berjualan buku ini Hamzah mendapat keuntungan hampir 1 juta dalam satu semester.

Menginjak kelas 2 SMA Hamzah ditawari usaha bimbingan belajar bernama Bintang Solusi Mandiri. Salah satu pemilik franchise bimbel tersebut ingin menjualnya dengan harga 175 juta. Saat itu Hamzah hanya punya uang sebanyak 75 juta. 5 juta berasal dari kantongnya sendiri dan sisanya Hamzah meminjam dari ayahnya. Untuk melunasi sisa harga take-over bimbel, Hamzah melakukannya dengan cara dicicil.

Baca Juga: [TANYA JAWAB] Yang Harus Dilakukan Millennial dan Gen Z dalam Karier

Foto; instagram

Usaha bimbel Hamzah berkembang dan berjalan mulus. Namun Hamzah yang memang gemar berbisnis mencoba membuka bisnis lain yakni pembuatan sofa bed. Usaha itu dimulainya tidak lama setelah melakukan take-over bimbel. Perusahaannya diberi nama CV Hamasa dan merk sofa bed-nya diberi nama ‘Picanto’. Pada 2015, CV Hamasa berganti status menjadi PT Hamasa Indonesia.

Sedangkan bisnis bimbel Hamzah, saat ini sudah berkembang menjadi lima cabang. Omzet yang didapatkan mencapai 360 juta per semester dengan keuntungan bersih sekitar 180 juta.

Perjalanan bisnis Hamzah Izzulhaq bukannya selalu berjalan mulus. Hamzah juga pernah mengalami kegagalan. Hamzah pernah berbisnis jualan pulsa dan harus gulung tikar. Sebabnya karena partner bisnis Hamzah seringkali mengambil keuntungan yang didapatkan tanpa sepengetahuannya. Hamzah juga pernah terpuruk saat berbisnis cetak pin meski sudah terlanjur membeli mesinnya.

Namun demikian, Hamzah selalu bangkit dari kegagalannya dan tidak pernah berhenti berusaha. Kabarnya, Hamzah Izzulhaq sedang menggeluti bisnis barunya yakni properti. Hamzah membangun perumahan di lahan seluas 3,500 hektar di kawasan Tasikmalaya, Jawa Barat. Perumahan tersebut diberi nama Tasik Asri Village.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here