Mau Capai Target Body Goal? Selain Olahraga, Ini Tips Founder FITCO

Evan Sebastian, VP of Commercial The Fit Company. (FOTO: dok. The Fit Company)

“Resolusi 2020 pasang target body goal”. Target satu ini kerap digaungkan banyak orang di awal tahun, termasuk kamu, kan? Ya, siapa sih yang nggak mau punya ukuran tubuh yang singset dan sehat? Namun sudahkah kamu menerapkan cara diet yang tepat? Ikuti dulu tips dari VP of Commercial The FIT Company, Evan Sebastian.

Kebanyakan orang menargetkan body goal dengan melakukan olahraga rutin. Dan untuk mempercepat proses penurunan berat badan tak jarang mereka bergabung dengan pusat kebugaran dan mengikuti kelas-kelas gym. Tak heran, pusat kebugaran pun semakin bertebaran.

Menurut Evan, yang juga Founder FITCO, melakukan olahraga rutin sudah merupakan langkah yang tepat. Namun, target body goal tidak hanya bisa dicapai dengan sekadar berolahraga “gila-gilaan”. Ada faktor penting lainnya, yaitu penerapan gaya hidup sehat. Gaya hidup sehat yang seperti apa?

Coba tanyakan kepada diri kamu, “Sudahkah saya mengonsumsi makanan yang sehat?”, atau “Bagaimana pola tidur saya?”. Bila kamu masih hobi mengonsumsi makanan berkalori tinggi atau fast food, jangan harap target body goal kamu tercapai. Pun bila kamu masih bergadang setiap hari.

“Kebanyakan orang hanya subscribe gym, tapi gagal mendapatkan body goal-nya. Karena mereka hanya fokus berolahraga, tapi makannya masih berantakan, jam tidur berantakan. Akhirnya percuma,” bilang Evan kepada Job-Like Magazine.

“Masalah ini ingin kami perbaiki melalui FITCO yang meng-encorauge orang untuk memiliki pola hidup lebih sehat. Pelanggan FITCO tidak sekadar mendapatkan traineer, tapi coach yang akan mengedukasi bagaimana penerapan hidup sehat lewat program olahraga dan terutama asupan nutrisi,” tuturnya.

Baca Juga: Serba-Serbi Perusahaan yang Mengatur Gaya Hidup Sehat Karyawannya

Founder FITCO: Sukses Itu Berawal dari Diri Sendiri

FITCO menawarkan ekosistem gaya hidup yang lebih sehat dalam satu aplikasi. (FOTO: dok. The FIT Company)

FITCOyang telah diakusisi oleh The FIT Company memang bukan sekadar aplikasi pusat kebugaran, melainkan ekosistem yang mengedepankan gaya hidup yang lebih sehat. Untuk itu, FITCO fokus mempersiapkan para pelatih yang dibekali pengetahuan mendalam tentang gaya hidup sehat.

Evan menuturkan fokus FITCO untuk melahirkan para pelatih dengan program-program kesehatan yang tepat. Sehingga ke depannya, profesi pelatih kebugaran bisa menjadi salah satu pilihan karier profesional. Misi ini sejalan dengan mimpi Evan ketika mendirikan FITCO sebagai sebuah startup pada 2018. 

Ia nekad keluar dari sebuah startup berstatus unicorn dan mendirikan perusahaan rintisannya sendiri untuk berbuat sesuatu yang berdampak positif bagi masyarakat. Di awal perjalanannya, ia mengaku mengalami kesulitan, terutama perihal pendanaan. 

Namun, pria yang sudah mulai berbisnis kecil-kecilan sejak di bangku sekolah menengah atas ini, berprinsip pantang mundur. Polemik finansial hal lumrah dalam berbisnis, faktor terpenting untuk bertahan adalah memiliki misi bisnis yang jelas.

Menurutnya, kesuksesan itu berawal dari diri sendiri. Apakah kamu sudah memahami tujuan hidupmu? Bila iya, maka kamu bisa dikatakan sudah sukses.

“Modal membuat startup itu harus tahu produknya apa dan apakah akan memberikan dampak? Ibarat membangun rumah, tujuan startup yang akan dibangun itu seperti pondasi rumah. Kalau pondasinya tidak kuat, bisnisnya akan berubah-ubah,” bilang Evan.

“Ketika membangun perusahaan, saya tidak sekadar ingin mencari keuntungan dan membesarkan nama sendiri. Tapi, bagaimana saya memberikan dampak kepada orang lain. Akan menjadi apa karyawan saya dalam 5 tahun ke depan? Apakah mereka mendapatkan value selama bekerja bersama saya?” tuturnya.

Ketika bekerja dengan mengusung tujuan dan mimpi yang ingin dicapai, maka proses untuk mengatasi rintangan dan polemik pun akan lebih mudah. Bagaimana dengan kamu?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here