Bagaimana Cara Menghadapi Kebangkrutan agar Lekas Bangkit Lagi?

Kebangkrutan merupakan salah satu musibah hidup yang sangat berat. Meskipun risikonya bisa diminimalkan, nyatanya banyak orang tak bisa terhindar dari kebangkrutan. Jika kamu mengalaminya, maka kamu harus memahami cara menghadapi kebangkrutan agar lekas bangkit dan kembali menata hidup.

Jadi, bagaimana cara menghadapi kebangkrutan yang paling efektif?

Menjual Aset-Aset Berharga

Hal pertama yang wajib kamu lakukan saat bangkrut adalah menjual aset-aset berharga. Cara menghadapi kebangkrutan ini penting agar kamu bisa memiliki uang tunai. Namun, usahakan untuk tidak menjual rumah yang sedang ditempati bersama keluarga agar nantinya kamu tak perlu repot memikirkan uang untuk sewa rumah.

Selain aset berupa investasi (emas, saham, properti, dan lainnya), kamu juga bisa menjual kendaraan bermotor jika kondisinya memungkinkan (punya lebih dari satu kendaraan).

Baca Juga: Kembali Bekerja setelah Bisnis Gagal, Bagaimana Cara Merintis Karier Lagi?

Memprioritaskan Pelunasan Utang

Kalau uang tunai sudah di tangan, selanjutnya kamu mesti memprioritaskan pelunasan utang. Mulailah melunasi utang-utang yang kamu miliki, dimulai dari utang yang bunganya paling besar.

Bila kamu sudah tidak punya utang, kamu bisa lebih leluasa melakukan cara menghadapi kebangkrutan lainnya. Kondisi finansial pun jadi lebih stabil tanpa beban utang yang merepotkan.

Mencari Penghasilan untuk Kebutuhan Harian

Cara menghadapi kebangkrutan berikutnya yang mesti kamu lakukan adalah mencari penghasilan untuk kebutuhan harian. Usahakan agar kebutuhan keluarga tetap tercukupi meskipun kamu baru saja bangkrut.

Kamu bisa melakukan berbagai upaya, misalnya menekuni pekerjaan lepas (freelance), membantu bisnis teman, merintis bisnis kecil-kecilan, dan lainnya. Jangan malu melakukan berbagai hal untuk mendapatkan penghasilan asalkan caranya halal dan tidak merugikan orang lain.

Melakukan Berbagai Upaya untuk Membangkitkan Kondisi Finansial

Jangan cepat puas bila sudah merintis bisnis kecil atau bekerja setelah bangkrut. Cara menghadapi kebangkrutan harus dilakukan secara maksimal agar kondisi finansialmu kembali stabil.

Misalnya, kamu bekerja di kantor sambil meminta anggota keluarga di rumah menjalankan bisnis sampingan. Sehingga pendapatan setiap bulan semakin besar dan membuatmu segera keluar dari keterpurukan.

Memperkecil Ruang Lingkup Pergaulan

Kebangkrutan adalah momentum yang tepat untuk memperkecil ruang lingkup pergaulan. Selain mengupayakan cara menghadapi kebangkrutan agar kondisi finansial kembali stabil, kamu harus mengamati orang-orang dalam ruang lingkup pergaulanmu. Jangan ragu menjauhi orang yang enggan membantu atau memandang rendah kamu ketika bangkrut. Lingkup pergaulan yang sehat akan membuat rasa percaya diri lekas pulih sehingga kamu tak putus asa menghadapi kebangkrutan.

Intinya, jangan larut dalam rasa putus asa setelah bangkrut. Temukan cara menghadapi kebangkrutan yang paling sesuai dengan hidupmu supaya masa depanmu kembali cerah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here