Menghindari Burnout dengan Mempertahankan Tingkat Kepuasan Bekerja

Produktivitas sangat erat hubungannya dengan kepuasan kerja atau kepuasan dalam bekerja. Semakin tinggi tingkat kepuasan kerja, kamu akan semakin produktif dalam bekerja. Sebaliknya semakin rendah tingkat kepuasan kerja, karyawan akan mudah stres dan lekas burnout.

Kepuasan kerja bergantung pada banyak hal. Di antaranya bagaimana seorang karyawan berinteraksi dengan pekerjaannya, serta bagaimana ia berinteraksi dengan rekan kerjanya. Tingkat kepuasan kerja juga bergantung bagaimana seorang karyawan menilai dirinya sendiri. Terutama keadaan perasaannya saat bekerja. Hal ini berhubungan dengan kenyamanan dalam mengerjakan pekerjaannya.

Lalu bagaimana caranya agar seorang karyawan bisa mendapatkan dan mempertahankan kepuasan kerjanya? Berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan:

Menilai Diri Sendiri

Menilai diri sendiri diperlukan untuk mengetahui kondisi nyaman seperti yang diperlukan agar seseorang bisa bekerja dengan baik. Untuk itu, kamu bisa menanyakan pertanyaan ini pada dirimu:

  • Dimana saya meluangkan sebagian besar waktu saya?
  • Apa yang saya rasakan setiap harinya?
  • Apakah saya karyawan yang moody atau karyawan yang mudah terinspirasi dan termotivasi?

Selanjutnya, beberapa pertanyaan ini juga bisa kamu tanyakan pada dirimu:

  • Kemampuan terbaik apa yang saya miliki?
  • Pekerjaan apa yang bisa membuat saya bersemangat untuk mengerjakannya?
  • Apakah saya berbahagia dengan perjalanan karir saya?

Kalau saat ini kamu merasa berbahagia dengan perjalanan kariermu, itu berarti kamu masih bisa mempertahankan kepuasan dalam bekerja.

Baca Juga: Awali Menyukai Pekerjaan dengan Mencintai Diri Sendiri Terlebih Dulu

Berbagi Tujuan Karier dengan Rekan Kerja

Berteman dengan rekan kerja tidak hanya membuatmu lebih mudah menyelesaikan pekerjaan. Lebih dari itu, berteman juga bisa meningkatkan kepuasan bekerja. Terlebih jika kamu berteman dengan rekan kerja yang punya tujuan karier atau tujuan hidup yang sama.

Dengan begitu, kamu tidak hanya bisa mendiskusikan hal-hal yang terkait dengan pekerjaan saja. Namun, ada banyak hal lain yang juga bisa dibicarakan. Termasuk berbagi masalah dan mencari solusi bersama. Sehingga kamu lebih mudah menghindari stres atau burnout.

Oleh karenanya, kalau kamu menemukan rekan kerja semacam ini, cobalah untuk lebih banyak berinteraksi dengan mereka. Seperti misalnya meluangkan waktu makan siang bersama atau mengikuti workshop bersama.

Meningkatkan Kepuasan Bekerja dengan Mengatasi Kebosanan

Seringkali karyawan mengira dirinya sudah kehilangan kepuasan bekerja nya. Namun, yang terjadi sebenarnya adalah ia sedang dilanda kebosanan. Meski demikian, kebosanan yang terus menerus juga bisa menurunkan kepuasan kerja lho.

Salah satu cara untuk mengatasi kebosanan dengan menerapkan work-life balance. Cobalah mengatur waktu agar pekerjaan di kantor seimbang dengan kegiatan yang kamu lakukan di luar kantor. Untuk itu, kamu bisa mencari waktu untuk berlibur, berolahraga atau menekuni hobi yang digemari.

Tingkat kepuasan bekerja tidaklah bergantung pada seberapa besar penghasilan yang didapatkan atau seberapa baik posisi pekerjaan yang dimiliki. Namun, kepuasan kerja bergantung pada bagaimana caranya membuat dirimu nyaman dalam bekerja. Lebih dari itu, kamu juga harus tahu apa yang diinginkan dari perjalanan karier yang saat ini sedang kamu jalani.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here