Cara Terbaik Menghadapi Anak yang Malu dengan Pekerjaan Orang Tua

Semua orang tua pasti ingin memiliki anak yang berbakti dan membanggakan. Sayangnya, hal tersebut belum tentu bisa dimiliki semua orang. Bahkan, tak sedikit anak yang merasa malu dengan pekerjaan orang tua, terutama setelah orang tua mengalami kebangkrutan bisnis atau gangguan kondisi finansial.

Jadi, bagaimana cara yang tepat untuk menghadapi anak yang malu dengan pekerjaan orang tua? Sehingga anak bisa memahami bahwa pekerjaan halal yang dijalani orang tua itu sangat membanggakan.

Berbicara dari Hati ke Hati

Hal pertama yang patut kamu lakukan ketika menghadapi buah hati yang malu dengan pekerjaan orang tua adalah mengajaknya berbicara dari hati ke hati. Posisikan anak sebagai teman berbicara agar dia merasa nyaman. Usahakan untuk tidak memarahinya saat sedang mengobrol.

Jika anak merasa nyaman mengobrol denganmu, kemungkinan besar anak akan mengungkapkan hal yang membuatnya merasa malu. Sehingga kamu bisa memberikan pemahaman secara efektif kepada anak berdasarkan pandangan yang dimilikinya.

Baca Juga: Career Break: Ini Manfaat Berhenti Sejenak dari Pekerjaan

Mengajak Anak untuk Mulai Hidup Mandiri

Agar anak tak malu lagi dengan pekerjaan orang tua, sebaiknya kamu mengajak anak untuk mulai hidup mandiri. Misalnya, membatasi uang saku anak dan menyemangatinya untuk mencari penghasilan tambahan sendiri.

Jangan lupa mengawasi anak secara cermat supaya ia bisa mencari penghasilan halal. Anak-anak yang sudah merasakan rumitnya mencari uang biasanya akan lebih menghargai jerih payah orang tua.

Meminta Bantuan Anak Saat Bekerja

Sesekali tak ada salahnya bila kamu meminta bantuan anak saat bekerja. Misalnya, kamu yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online bisa mengajak anak ikut mengantar paket atau makanan ke tempat tujuan.

Jika anak mengetahui bahwa pekerjaan orang tuanya tidak seburuk yang dibayangkan, niscaya anak akan luluh dan lebih menghargaimu. Sebab pekerjaan orang tua yang halal selalu mulia karena bertujuan menghidupi keluarga.

Bergaul Akrab dengan Teman-Teman Anak

Perasaan malu terhadap pekerjaan orang tua biasanya akan bertambah parah jika kamu tidak bisa berbaur dengan teman-teman anak. Itulah sebabnya, kamu harus mencoba bergaul secara akrab dan tulus dengan teman-temannya. Pekerjaan yang kamu tekuni tak ada hubungannya dengan sikap supel dalam dirimu.

Jadilah orang tua yang menyenangkan dan tidak bersikap kolot terhadap teman-teman sebaya buah hatimu. Kepribadian yang menyenangkan akan membuat teman-teman anak merasa betah berada di dekatmu. Ia pun tak akan dicemooh karena teman-temannya menghargai kamu sebagai orang tua yang patut dihormati.

Meyakinkan anak tentang pekerjaan orang tua yang kurang bergengsi memang sulit. Namun, cara mendidik anak yang tepat akan membuat buah hati tak merasa malu dengan pekerjaanmu. Sebaliknya, ia justru akan bangga karena kamu senantiasa bekerja keras demi keluarga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here